ACEH SINGKIL, Zonamerdeka.com - Keadilan yang tertunda terlalu begitu lama berpotensi menjadi keadilan yang hilang.” Kalimat itu yang terus dipegang Musliadi, anak kandung Sedah 65 tahun, korban pembunuhan di Desa Tanah Bara, Gunung Meriah, Aceh Singkil.
Lebih dari 1 tahun sejak Maret 2025, kasus yang menggemparkan warga Aceh Singkil itu belum menemukan titik terang, hingga kini pelaku belum teridentifikasi.
“Sudah lebih dari satu tahun kami menunggu kejelasan. Sampai hari ini keluarga belum mendapatkan jawaban siapa pelaku yang menghilangkan nyawa ibu kami.
"Kami hanya ingin keadilan ditegakkan,” Ujar Musliadi, Selasa, 16/6/2026.
Putus asa kini menunggu, pada 15 Juni 2026 Musliadi bersama Presiden Mahasiswa STAIN Aceh Singkil, Alfa Salam, mendatangi Polda Aceh.
"Tujuan mereka hanya satu: minta update perkembangan penanganan perkara itu. Tapi kunjungan itu justru memunculkan tanda tanya baru bagi pihak keluarga. Menurut Musliadi, keterangan yang ia dapat di Polda Aceh berbeda dengan informasi sebelumnya yang disampaikan oleh AKP Darmi, yang saat itu menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil.
Dimana saat itu, AKP Darmi disebut pernah menyampaikan bahwa terkait laporan soal perkembangan dan barang bukti kini sudah kami serahkan ke Polda Aceh.
“Setelah kami ke Polda Aceh ternyata tidak ada barang bukti yang diserahkan. Bahkan saat itu salah satu polisi menelepon AKP Darmi didepan kami menanyakan dimana barang bukti. Jawabannya sudah dikirim ke Mabes.
Kami hanya ingin meminta kejelasan terkait perkembangan kasus ibu kandung saya,” Kata Musliadi.
Musliadi juga mendesak Kapolda Aceh untuk mengevaluasi menyeluruh penanganan soal kasus sejak awal, termasuk pejabat yang bertanggung jawab saat itu.
“Kami minta Kapolda Aceh evaluasi secara menyeluruh. Jika ditemukan kelalaian dalam penanganan perkara kasus tersebut, harus ada pertanggungjawaban jelas,” tegasnya.
Ia menegaskan keluarga tidak akan berhenti mengawal kasus ini sampai hingga pelaku di temukan dan diproses secara hukum yang berlaku di Negara ini.
“Kami tidak akan berhenti mencari keadilan untuk ibu kami." Ungkapnya
Kami juga berharap aparat penegak hukum dapat menunjukkan keseriusannya dan juga memberikan kepastian kepada keluarga korban maupun masyarakat Aceh Singkil,” Harap, Musliadi.
Terpisah, Mantan Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil, AKP Darmi Menyebutkan, Bahwa di saat dirinya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil.
Terkait mengenai kasus ini adalah menjadi atensi kami dijajaran Reskrim Polres Aceh Singkil, mungkin siapa pun yang dilapangan saat itu pasti mengetahui, bagaimana upaya yang telah kami lakukan, sampai siang dan malam.
"Lalu setelah saya mutasi, hal ini juga kami telah dikumpulkan oleh Pak Kapolres Aceh Singkil yang lama, Ia menanyakan sejauh mana sudah perkembangan kasus yang telah kami tangani." Kata, AKP Darmi.
Para saat itu Perintah Pak Kapolres Aceh Singkil kepada Kasat Reskrim yang baru sangat jelas untuk tetap menjadi prioritas." Pungkasnya.