Bangka

Warga Tolak Bantuan Bansos Dinsos Kabupaten Bangka

Oleh admin4/23/2026 05:53:00 PM

 


Bangka, zonamerdeka.com - Dua warga Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Nenti dan Yuliana menolak bantuan Bansos dari Dinas Sosial. Mereka datang ke Dinsos, Rabu (23/04/2026) mengembalikan bantuan didampingi Kasi Kesra Desa Riding Panjang, Anggun. 


Dijelaskan Nenti, bahwa penolakan Bansos (bantuan sosial) tidak ada persoalan apapun. Karena dirinya memang iklas dan sudah merasa kecukupan untuk hidup bersama keluarganya, "Ini murni keiklasan saya, karena masih banyak yang lebih berhak untuk menerimanya, " jelasnya ketika ditemui sejumlah wartawan, sembari mengatakan bahwa Yuliana tidak bisa hadir ke Dinsos. 


Menurutnya bahwa dirinya biasanya menerima bansos sejumlah Rp. 600.000; dan pernah juga menerima Rp.400.000; Kalau mendapat bantuan sosial sudah diterimanya selama 1 tahun, "Dengan berkebun bersama suaminya dirasa sudah lebih cukup untuk menghidupi keluarganya. Maka lebih baik, bantuan untuk saya kita berikan ke orang lain yang berhak menerima, " terang Nenti. 


Sedang Kasi Kesra Desa Riding Panjang, Belinyu, Anggun mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi warganya yang telah mengembalikan bansos, karena sudah merasa tercukupi dalam kehidupannya. Sebab biasanya warga itu ingin menerima bansos, "Kalau di desanya ada 2 warga yang mengembalikan bansos, yaitu Nenti dan Yuliana. Namun Yuliana tidak hadir ke Dinsos karena pekerjaan, " ujar Anggun. 


Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Baharudin Bafa, yang langsung menemui warga yang menolak bansos mengatakan, sangat mengapresiasi warga yang menolak bansos. Tentunya hal ini jarang terjadi, ada warga dengan suka rela mengembalikan bansos, pada kondisi ekonomi seperti ini, 

"Semoga ini hal ini menjadi motivasi bagi yang lain. Dimana saat ada perubahan status sosial ekonomi keluarga menjadi lebih baik, maka mereka merasa malu dan sukarela memulangkan bansos,"ujarnya.


Baharudin Bafa yang akrab dengan sapaan Mo ini menambahkan bahwa awalnya  Nenty memang berhak menerima bansos program keluarga harapan (PKH). Namun dalam perjalanan waktu, ternyata  perekonomian keluarga Bu Nenti ini membaik, dan menolak untuk mendapatkan bansos lagi,

"Ini sangat bagus untuk dicontoh yang lainnya. Kesadaran penuh yang dimiliki Nenti, merupakan langkah yang terpuji,"tuturnya. (heru)

Baca Juga: Bangka