Bogor

Studi Tiru ke Desa Gunung Putri, Desa Sulangai ingin Terapkan Wifi Gratis untuk Masyarakat

Oleh adminSaturday, October 25, 2025

 


Bogor, zonamerdeka.com - Studi Tiru ke Desa Gunung Putri, Desa Sulangai ingin Terapkan Wifi Gratis untuk Masyarakat. 


Bogor, zonamerdeka.com- Lagi, Pemerintah Desa Gunung Putri dikunjungi untuk studi tiru, dari berbagai Desa dan lembaga diseluruh indonesia maupun dari luar negeri. Berbagai program unggulan dan inovasi yang telah dilakukan oleh Desa Gunung Putri, menarik minat dari Desa lain yang ingin mencoba mengcopy paste. Dalam sepekan dua Desa dari Kabupaten Badung, Provinsi Bali melakukan kunjungan studi tiru ke Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. 


Kunjungan studi tiru ini untuk melihat secara langsung program inovatif yang ada di Desa Gunung Putri, dan banyak sekali yang harus di tiru dari Desa Gunung Putri, mulai dari tata kelola pemerintah desanya, SDM dibidang ITE, kebijakan-kebijakan yang dilakukan pihak desa, termasuk inovasi dan program yang sangat besar dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menjadikan pilar maupun sebagai panutan kami untuk segera kami terapkan di Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. "Selain itu juga tata kelola administrasi TP-PKK, menjadi agenda yang sangat penting untuk kita bisa sharing bagaimana pengelolaan untuk ketahanan pangannya maupun program- program inovatif yang sudah dilakukan oleh Desa Gunung Putri, "ujar Perbekel (Kades) Sulangai, I Nyoman Sunarta kepada zonamerdeka.com di kantor Desa Gunung Putri, jum'at (24/10/25). 


Menurutnya, kita bisa saling bersinergi dan sharing dalam program serta inovasi yang telah dilakukan oleh Desa Gunung Putri. Apa lagi pak  Kades sudah sering menjadi nara sumber diberbagai kegiatan, juga bagaimana program-program yang ada di pemerintah desa bisa membangun kesejahteraan bagi warganya. Seperti program Bumdes, ketahanan pangan maupun yang lainnya ini sangat kita apresiasi untuk kita bisa belajar. Yang menarik program pengadaan jaringan wifi gratis bisa menyeluruh bagi masyarakat, sekarang zamannya teknologi harus menyesuaikan diera digital sebagai program digitalisasi desa. "Apa lagi Desa Sulangai termasuk desa yang terpencil, sangat membutuhkan jaringan wifi gratis agar masyarakat bisa mengakses tanpa harus membeli data internet," ucapnya. 


Lebih lanjut, sebagian besar mata pencarian warga Desa Sulangai adalah berkebun. Maka nanti dengan adanya program digitalisasi desa melalui waifi, dapat dimanfaatkan bermedsos dengan bijak serta masyarakat juga bisa menjual hasil kebunnya melalui online. Selain itu, program untuk ketahan pangan juga menjadi prioritas kita apa yang dilakukan oleh Desa Gunung Putri terkait pengelolaan dana desa yang 20% dialokasikan khusus untuk program ketahanan pangan. Dan hasilnya menjadi PADesa untuk mensejahterakan masyarakat Desa Gunung Putri, ini yang akan kita terapkan di Desa Sulangai. "Potensi yang ada di desa akan kami gali, untuk bisa menambah pemasukan desa yang mana itu bisa mensejahterakan masyarakat Desa Sulangai," ungkapnya. 


Saya bersama rombongan dari Desa Sulangai, Kec. Petang, Kab. Badung, Provinsi Bali ingin mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa Gunung Putri Pak. Daman Huri dan ketua TP-PKK ibu Kiki Zakiyyah beserta para staf Desa dan para kader yang telah menerima kami untuk studi tiru di Desa Gunung Putri. Ini menjadi pengalaman yang sangat  berharga, apa yang kami dapat akan kami terapkan di Desa Sulangai.


Sementara itu, ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Gunung Putri Kiki Zakiyyah mengatakan, Alhamdulilah Desa Gunung Putri kembali dikunjungi dalam rangka studi tiru. Yang mana dalam kurun waktu sepekan ini dua desa dari provinsi Bali telah berkunjung untuk studi tiru, dalam masa kepemimpinan bapak sudah 72 kali Desa Gunung Putri mendapat kunjungan dari berbagai Desa, lembaga di indonesia maupun dari negeri tetangga. "Kita sama-sama belajar dan sharing, setiap Desa pasti mempunyai keunggulan dan kelebihan. Mari kita saling bersinergi membangun Indonesia dimulai dari Desa, "kata Kiki Zakiyyah. 


Program PKK banyak yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, kami kolaborasikan dengan program ketahanan pangan dan pelaku UMKM. Berbagai macam sayuran dan buah-buahan ini kita olah berbagai macam makanan, untuk dikonsumsi maupun untuk dijual sehingga masyarakat berperan aktif, berpartisipasi dalam program dan inovasi yang digagas oleh desa," pungkasnya. (Irvan)

Baca Juga: Bogor