Aceh Singkil

Bupati Aceh Singkil Geram Menjadi Sasaran Pemberitaan Negatif, Polemik Pengadaan 4 Unit Mobil, iPad dan iPhone 16 Pro

Oleh adminFriday, August 15, 2025

 


ACEH SINGKIL, Zonamerdeka.com -- Pemkab Aceh Singkil tengah menjadi sorotan publik usai terungkap adanya anggaran miliaran rupiah untuk pembelian kendaraan dinas dan perangkat elektronik premium pada tahun anggaran 2025 ini.


Berdasarkan ‎Data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP mencatat, Pemkab mengalokasikan Rp 2,2 miliar untuk empat unit mobil Dinas. Rinciannya, satu unit senilai Rp 800 juta untuk Wakil Bupati Aceh Singkil.


Kemudian, tiga unit mobil lain untuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan total Rp 1,4 miliar."‎Bukan hanya itu terdapat pula anggaran Rp 90 juta untuk pembelian dua unit elekronik, jenis iPad terbaru untuk Bupati dan Wakil Bupati senilai Rp 60 juta, serta satu unit iPhone 16 Pro seharga Rp 30 juta. 


Perangkat tersebut rencananya diadakan melalui pengadaan langsung (PL) dibawah Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) pada 21 Juni 2025 lalu.


Terkait ‎informasi ini, memicu perbincangan hangat di flafon media sosial, terutama di Instagram dan X, ditengah-tengah keluhan masyarakat mengenai kondisi keuangan daerah yang saat ini sedang defisit.


‎Menanggapi hal itu, Bupati Aceh Singkil, H Safriadi Oyon Manik Menegaskan, bahwa pengadaan iPhone 16 Pro bukanlah untuk dirinya.


‎ "Itu diperuntukkan bagi Humas Setdakab Aceh Singkil yang membutuhkan perangkat, dengan kamera berkualitas tinggi, disini saya tegaskan bukan untuk Bupati secara pribadi,” Kata, Safriadi Oyon saat menutup kegiatan 

Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 di Lapangan Alun-alun Desa Pulo Sarok, Kamis (14/08/2025) 


Sisi lain, ‎Oyon juga menyatakan, mobil dinas yang dianggarkan tidaklah ditujukan untuk dirinya. ‎“Mobil yang saya pakai sekarang ini adalah mobil pribadi saya, kalau mengikuti aturan, saya bisa mengajukan uang sewa mobil, tetapi saya tidak melakukan itu, mobil pribadi saya mungkin nilainya lebih tinggi dari mobil dinas tersebut,” Tegasnya


"‎Bupati mengaku kecewa, karena merasa menjadi sasaran pemberitaan negatif. Dia  menegaskan bahwa selama menjabat, fokus saya adalah untuk membangun daerah ini, bahkan membandingkan dengan periode setelah dirinya tidak menjabat pada 2017.


‎"Coba lihat, adakah pembangunan jalan atau paving block di Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat setelah saya tidak menjabat? Pasti tidak,” Katanya


‎Sesi lain, Oyon menyebutkan, Pemkab Aceh Singkil berencana akan menganggarkan pembelian drone untuk tahun depan, demi keperluan pemetaan wilayah, dengan drone, kita bisa memantau dan mengukur lahan tanpa harus turun langsung ke lapangan,” Imbuhnya 


Bupati mengaku geram dengan pemberitaan yang menurutnya memojokkan dirinya." Dia mempertanyakan mengapa dirinya justru di hujat padahal merasa telah bekerja keras untuk membangun daerah ini.


"Saya yang bekerja untuk daerah ini, tetapi malah kena hujat. Entah apa-apa saja yang diberitakan kepada saya,"Pungkasnya. (Sakdam Husen)



Baca Juga: Aceh Singkil