Bangka, zonamerdeka.com - Untuk antisipasi mengatasi terjadinya krisis pangan, dicari alternatif lain, selain beras produk apalagi yang diolah dan ternyata ada pabrik pengolahan sagu dan singkong di Bangka. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPR-RI, Dr.(H.C) H. Rachmat Gobel, saat berkunjung ke PT.BAA (Bangka Asindo Agri) Sungailiat Bangka, Kamis (23/05/2024).
Kedatangan rombongan disambut, direktur PT.BAA, Fidrianto (Abu) dan Kapolres Bangka, AKBP Toni Sarjono serta karyawan PT.BAA.
Dijelaskan Rachmat Gobel, kunjungan ke pabrik PT BAA, yang mengolah sagu dan singkong ini, untuk melihat dari dekat pengolahannya. Gimana proses pengolahannya serta ekosistem yang dibangun pabrik ini, dan nantinya akan dicontoh, "Sekarang beras sudah mulai impor, padahal Indonesia ini tanahnya luas, makanya kita harus mencari produk selain beras untuk bisa diolah guna antispasi mengatasi krisis pangan, " ujarnya.
Rachmat Gobel menambahkan ternyata di PT.BAA, pengolahan sagu dan singkong sangat baik. Karena dari bahan sagu dan singkong bisa dijadikan produk tepung dibuat sagomi (mie) serta kue, jadi kebutuhan pangan. Semua yang diolah di pabrik ini, tidak ada yang terbuang. Limbah yang ada pun dimanfaatkan untuk tenaga listrik. Disisi lain dengan adanya pabrik ini, juga memberi manfaat kepada para petani singkong,
"Upaya yang dilakukan pabrik pengolahan sagu dan singkong ini, harus kita dorong, kita kembangan menjadi percontohan daerah lain. Kita harus terus berupaya, membuat produk pangan, selain beras guna mewujudkan ketahanan pangan, " jelasnya. (eru)