Notification

×

Iklan

Iklan

Youtuber Panik! Channel Terkait Kena Dismonetisasi Masal Karena Aturan Ini

18 February 2026 | 11:36 AM WIB | Last Updated 2026-02-18T04:36:17Z

 


Zonamerdeka.com - Kebijakan terbaru dari platform video YouTube kini semakin ketat dalam mengawasi akun para kreator konten.

Banyak pemilik saluran yang mengeluh karena status kerja sama iklan mereka dicabut secara mendadak tanpa peringatan awal.

Fenomena ini sering disebut sebagai dampak dari keterkaitan antar satu saluran dengan saluran lainnya dalam satu jaringan.

Pihak YouTube memiliki sistem canggih untuk mendeteksi apakah beberapa akun dikelola oleh orang yang sama atau tidak.

Istilah channel terkait merujuk pada beberapa akun yang terhubung dalam satu identitas atau satu akun pembayaran iklan.

Dismonetisasi terjadi ketika fitur iklan pada sebuah video atau seluruh saluran dinonaktifkan secara permanen atau sementara.

Salah satu penyebab utama masalah ini adalah adanya pelanggaran berat pada salah satu saluran yang dimiliki kreator.

Jika satu akun terkena sanksi karena melanggar pedoman komunitas maka akun lain yang terhubung akan ikut terdampak.

Efek domino ini sering membuat para kreator pemula merasa bingung karena merasa saluran lainnya sudah sangat bersih.

YouTube menerapkan aturan ini untuk menjaga ekosistem platform agar tetap berkualitas bagi para penonton dan juga pengiklan.

Masalah konten yang digunakan ulang atau reused content juga menjadi pemicu utama hilangnya fitur monetisasi tersebut.

Banyak kreator yang mengunggah video yang sama persis di dua saluran berbeda milik mereka demi mengejar jam tayang.

Tindakan ini dianggap sebagai manipulasi sistem karena tidak memberikan nilai tambah yang unik bagi para pemirsa setia.

Satu orang secara resmi hanya diperbolehkan memiliki satu akun pembayaran iklan atau AdSense sesuai aturan yang berlaku.

Jika Anda mencoba membuat akun pembayaran baru untuk menghindari sanksi maka sistem akan otomatis mendeteksi kecurangan tersebut.

Kegagalan dalam verifikasi identitas atau alamat pada akun utama juga bisa memicu penghentian iklan di saluran lainnya.

Para pakar digital menyarankan agar setiap saluran memiliki tema dan jenis konten yang benar-benar berbeda satu sama lain.

Hindari melakukan teknik klik iklan sendiri atau aktivitas tidak valid yang bisa merusak reputasi akun di mata Google.

Pastikan semua video yang diunggah adalah hasil karya orisinal dan bukan sekadar potongan klip milik orang lain tanpa izin.

Selalu periksa email secara rutin untuk melihat peringatan dini yang dikirimkan oleh sistem agar bisa segera melakukan perbaikan. ***