Notification

×

Iklan

Iklan

Pantangan dan Ramalan Weton Minggu Kliwon 22 Februari 2026, Neptu 14 dan Arah Rezeki

22 February 2026 | 5:02 PM WIB | Last Updated 2026-02-22T10:02:25Z

 



Zonamerdeka.com - Weton Jawa Minggu Kliwon jatuh pada 22 Februari 2026. Perhitungan ini berdasarkan Primbon Jawa.

Dalam hitungan Pancasuda, Minggu bernilai 6 dan Kliwon 8. Total neptunya 14.

Pada Saptawara dan Pancawara, nilainya 5 dan 8. Jumlahnya 13.

Nilai Kamarokam tercatat 4. Watak harinya disebut Mantri Sinaroja.

Mantri Sinaroja bermakna baik. Melambangkan wibawa, tujuan tercapai dan kebahagiaan.

Meski tergolong baik, tetap ada pantangan yang perlu diperhatikan.


Pantangan Minggu Kliwon

Hindari sikap sombong saat memperoleh keberhasilan. Tetap rendah hati.

Jangan gegabah mengambil keputusan besar. Pertimbangkan dengan matang.

Hindari konflik terbuka yang dipicu emosi. Jaga wibawa diri.

Tidak dianjurkan mengumbar rahasia pribadi. Simpan hal penting dengan bijak.

Arah Naga Hari dan Jam Baik

Naga Hari berada di barat laut. Arah keberhasilan yang dianjurkan adalah barat.

Jam baik berlangsung pukul 08.00 hingga 11.00. Siang hingga malam juga baik.

Waktu 13.00 sampai 23.00 dinilai mendukung aktivitas penting.

Dini hari pukul 01.00 hingga 03.00 juga termasuk waktu baik.

Watak Kelahiran Minggu Kliwon

Pribadi Minggu Kliwon dikenal pendiam namun tegas. Kemauannya keras.

Ia pandai menyimpan perasaan. Tidak mudah ditebak orang lain.

Meski sensitif, ia terlihat kuat saat beradu pendapat.

Kemampuan berbicara dan bersosialisasi cukup baik. Bakat politik menonjol.

Tak heran banyak yang mencapai posisi tinggi dalam kariernya.


Nasib dan Rezeki

Usia 1 hingga 6 tahun tergolong beruntung. Kebutuhan dipenuhi orang tua.

Usia 7 hingga 12 tahun sedikit menurun. Hidup mulai diajarkan hemat.

Usia 13 hingga 18 tahun penuh keprihatinan. Namun membentuk ketangguhan.

Usia 19 hingga 24 tahun nasib membaik. Pendidikan dan karier menanjak.

Usia 25 hingga 30 tahun rezeki lancar. Masalah besar jarang muncul.

Usia 31 hingga 36 tahun ada penurunan. Namun masih bisa diatasi.

Usia 37 hingga 42 tahun perlu kehati-hatian. Rezeki cenderung pas-pasan.

Usia 43 hingga 48 tahun memasuki puncak keberhasilan. Rencana mudah tercapai.

Usia 49 hingga 54 tahun mulai menurun. Perlu hidup hemat dan jaga kesehatan.

Usia 55 hingga 69 tahun disebut masa krisis. Jangan mudah percaya janji.

Memasuki usia lanjut, kondisi perlahan membaik. Rezeki kembali stabil.

Ramalan ini menjadi pengingat untuk tetap waspada dan bersyukur. ***