![]() |
| Ilustrasi kekuatan mukjizat Nabi Sulaiman AS saat mengendalikan bangsa jin dan iblis di masa kejayaannya. |
zonamerdeka.com - Kisah luar biasa Nabi Sulaiman AS yang mencoba memenjarakan sosok iblis memberikan pelajaran berharga bagi seluruh umat manusia di dunia.
Nabi yang dikenal memiliki kekuasaan atas angin dan hewan ini awalnya merasa prihatin dengan godaan iblis terhadap manusia.
Beliau melihat bahwa banyak orang terjerumus ke dalam dosa akibat bisikan jahat yang dilancarkan oleh pemimpin para setan tersebut.
Atas dasar kasih sayang kepada umatnya Nabi Sulaiman kemudian berencana untuk menangkap iblis agar manusia bisa fokus beribadah sepenuhnya.
Beliau pun memohon izin kepada Allah SWT untuk mengurung sang penggoda dalam jangka waktu tertentu agar bumi menjadi tenang.
Meskipun sempat mendapatkan peringatan namun akhirnya permohonan tersebut dikabulkan oleh Allah dengan batasan waktu yang sangat singkat bagi sang nabi.
Setelah iblis berhasil ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara kondisi di seluruh penjuru bumi mengalami perubahan yang sangat drastis.
Kejahatan mendadak menghilang dan tidak ada lagi manusia yang merasa tertarik untuk melakukan perbuatan maksiat atau dosa besar lainnya.
Namun di sisi lain muncul fenomena aneh karena pasar-pasar tradisional menjadi sepi dan tidak ada aktivitas jual beli sama sekali.
Masyarakat kehilangan gairah untuk bekerja mencari nafkah karena mereka hanya menghabiskan waktu dengan duduk diam untuk beribadah terus menerus.
Nabi Sulaiman merasa heran melihat rakyatnya tidak lagi memiliki semangat untuk membangun ekonomi dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di kerajaan.
Dunia seolah berhenti berputar karena tidak ada lagi tantangan atau motivasi bagi manusia untuk berusaha lebih keras dalam menjalani hidup.
Ternyata keberadaan ujian dari iblis secara tidak langsung memicu manusia untuk tetap aktif bekerja dan bersaing secara sehat di bumi.
Melalui kejadian ini Allah menunjukkan bahwa segala sesuatu yang diciptakan di alam semesta memiliki fungsi dan peranannya masing-masing bagi keseimbangan.
Nabi Sulaiman menyadari bahwa memenjarakan iblis bukanlah solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas iman dan ketaatan manusia kepada sang pencipta alam.
Ujian dan godaan justru menjadi sarana bagi setiap individu untuk membuktikan kesetiaan mereka kepada perintah Tuhan melalui perjuangan yang nyata.
Tanpa adanya tantangan manusia cenderung menjadi statis dan tidak memiliki keinginan untuk berkembang atau memperbaiki taraf hidup mereka secara mandiri.
Setelah memahami hikmah besar tersebut beliau akhirnya memutuskan untuk membebaskan kembali iblis dari kurungan penjara gaib yang dibuatnya tersebut sebelumnya.
Kehidupan manusia pun kembali normal dengan adanya dinamika antara kebaikan dan keburukan yang menjadi ajang ujian bagi setiap hamba Allah.
Kisah ini tetap relevan hingga saat ini sebagai pengingat bahwa setiap kesulitan pasti membawa hikmah tersembunyi bagi kemajuan peradaban manusia di masa depan. ***
Pantau terus zonamerdeka.com untuk mendapat info terbaru.
