Notification

×

Iklan

Iklan

Ini Dia Pantangan Weton Minggu Legi 4 Januari 2026, Watak hingga Rejeki Hidup

04 January 2026 | 8:36 PM WIB | Last Updated 2026-01-04T13:37:44Z
Pantangan weton Minggu Legi 4 Januari 2026 menurut primbon Jawa, mencakup watak, neptu, arah baik, jam mujur, serta rejeki kehidupan.


zonamerdeka.com - Weton Minggu Legi jatuh pada Minggu, 4 Januari 2026, berdasarkan perhitungan kalender Jawa dan primbon yang masih dipercaya sebagian masyarakat.


Weton ini memiliki jumlah neptu Pancasuda sebesar 11 dari Minggu bernilai 6 dan Legi bernilai 5.


Dalam hitungan Saptawara dan Pancawara, Minggu Legi memiliki jumlah neptu 10 yang sering digunakan untuk membaca karakter dasar seseorang.


Nilai Kamarokam Minggu Legi tercatat 5 yang menggambarkan watak hari Macan Ketawan.


Watak Macan Ketawan dimaknai sebagai pribadi dengan pengaruh sedang, disegani, namun cenderung dijauhi lingkungan sekitar.


Dalam perhitungan Naga Hari, posisi berada di arah tenggara menurut primbon Jawa.


Arah yang dianggap baik untuk mencapai keberhasilan bagi weton Minggu Legi adalah utara dan barat.


Jam baik untuk weton Minggu Legi meliputi pukul 08.00 hingga 11.00, serta 11.00 hingga 13.00.


Waktu lain yang dianggap mujur adalah pukul 15.00 sampai 18.00 dan 18.00 hingga 20.00.


Jam baik berikutnya tercatat pada pukul 23.00 hingga 01.00 serta 01.00 hingga 03.00 dini hari.


Dalam watak kelahiran, pemilik weton Minggu Legi dikenal tertutup dan tidak mudah membuka isi hati terdalamnya.


Karakter yang tampak tenang dan terkendali menjadi ciri utama, bahkan saat menghadapi kemarahan.


Weton ini juga dikenal cerdik, pandai menyimpan rahasia, serta tertarik pada hal-hal mistis dan misterius.


Pada usia 1 hingga 6 tahun, rejeki weton Minggu Legi tergolong baik dan banyak dipengaruhi kondisi ekonomi orang tua.


Memasuki usia 7 hingga 12 tahun, keberuntungan cenderung menurun dan banyak keinginan tidak terpenuhi.


Usia 13 hingga 18 tahun disebut sebagai masa keberuntungan dengan kondisi hidup yang relatif menyenangkan.


Pada rentang usia 18 hingga 24 tahun, keberuntungan mulai menurun dan dianjurkan berhati-hati dalam pekerjaan serta hubungan.


Usia 25 hingga 30 tahun digambarkan stabil tanpa perubahan besar, namun membutuhkan kerja keras dan ketekunan.


Peningkatan nasib mulai terlihat pada usia 31 hingga 36 tahun dengan peluang kenaikan jabatan atau perkembangan usaha.


Usia 37 hingga 42 tahun disebut sebagai fase terendah dalam rejeki sehingga disarankan lebih waspada dan sabar.


Memasuki usia 49 hingga 60 tahun, keberuntungan kembali membaik meski harus lebih memperhatikan kondisi kesehatan. ***

SRY