Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tantangan Distribusi Logistik Pemilu Tahun 2024 Menuju Pulau Mendol Kuala Kampar

11 Februari 2024


RIAU, ZONAMERDEKA.COM-Pendistribusian logistik Pemilu 2024 telah dimulai oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pelalawan, Sabtu (10/2/2024). 


Untuk tahap awal, ke Kecamatan Teluk Meranti dan Kecamatan Kuala Kampar. Karena di anggap Kecamatan yang terjauh dari Ibukota Kabupaten Pelalawan.  


Selain terjauh, juga 2 Kecamatan tersebut dengan medan sulit. Hingga kemungkinan adanya terjadi bencana dan kendala lainnya. Seperti cuaca dan kondisi geografis alam dapat. 


Sebelum, pergeseran dilakukan pelepasan oleh Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto, S.H., S.I.K yang berlangsung di GOR Tengku Pangeran, Kecamatan Pangkalan Kerinci.  


"Sebelumnya kami, bersama Upika juga sudah menggelar rapat koordinasi persiapan serah terima pendistribusian logistik Pemilu 2024 dari gudang logistik KPU dan menuju sejumlah daerah. Pertemuan melibatkan pemangku kebijakan lainnya, antara lain camat, TNI, dan Panitia Pemilihan Kecamatan," ujar Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Kuala Kampar AKP Rhino Handoyo, S.H. 


Rapat koordinasi membahas strategi pendistribusian logistik dari gudang KPU di Kecamatan Pangkalan Kerinci ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). 


Pendistribusian logistik Pemilu Tahun 2024 ke Kecamatan Kuala Kampar dan Teluk Meranti menggunakan 4 Unit truck Colt Diesel. Dalam perjalanannya dari Gudang Logistik KPUD Pelalawan ke PPK Kecamatan Teluk meranti dan PPK Kecamatan Kuala Kampar melewati genangan banjir yang terjadi di Jalan Lintas 

Timur KM 87 Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras.


Terkhusus untuk Pendistribusian logistik ke PPK Kecamatan Kuala Kampar, melalui jalan darat ( Jalan Lintas Timur dan Jalan Lintas Bono dan Sungai Kampar. Memakan waktu lebih dari 12 Jam. Untuk menjangkau PPK Kecamatan Kuala Kampar logistik Pemilu harus di pindahkan ke Kapal Motor yang telah disiapkan untuk pengangkutan di jalur Sungai. 


Pengangkutan dengan kapal tersebut tidak sesuai jadwal dikarenakan faktor alam yang tidak bisa diprediksi. Sehingga pengangkutan dilakukan pada malam hari dari Pelabuhan pulau Muda (PT WKS) menuju Pelabuhan Teluk Dalam.


Dan selanjutnya disimpan di gudang logistik PPK Kuala Kampar. Kemudian, jadwal pendistribusian menuju desa terjauh dimulai pada hari Senin (11/2/2024).


Untuk distribusi ke Kecamatan tersebut menggunakan jalur darat dan laut. Terlebih dahulu menggunakan jalur darat dari Kecamatan Pangkalan Kerinci menuju desa Pulau muda. Kemudian, distribusi dilanjutkan menggunakan jalur sungai sekitar 5 jam dalam waktu normal menunu Pulau mendol Kecamatan Kuala kampar .


”Potensi bencana untuk menuju transit jalur air sungai kampar di desa pulau muda sudah diantisipasi. Sampai sejauh ini jalur darat yang dan genangi banjir dapat di lalui dengan selamat dan lancar yang di kawal," sebut Kapolsek. 


Setibanya di Pelabuhan PT. WKS desa Pulau Muda logistik tak bisa langsung di distribusikan. Karena arus Sungai Kampar mengalami pasang surut. Sehingga harus menunggu beberapa waktu guna memindahkan logistik dari mobil k kapal angkut.


"Dalam perjalanan menuju Pulau Mendol Kecamatan Kuala Kampar, tidak hanya melawan arus sungai yang deras tetapi juga menghadapi hujan deras sepanjang perjalanan yang menjadikan suatu pengalaman dan tantangan baru yang di alami oleh tim pengawalan distribusi logistik," terang Kapolsek.***


ikuti zonamerdeka.com di Google News

klik disini


close