Fakfak, zonamerdeka.com - Bertempat di kediaman Drs,H.Mustaqfirin,M.Si Jalan Cenderawasih Kelurahan Fakfak Utara Distrik Fakfak Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat di temui Wartawan Kamis Siang (11/10/2022) pukul.11.00 WIT.
Baru saja saya mengikuti Pertemuan Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama di Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau dengan Tema Kemajuan Dalam Keberagaman.
Artinya setiap bangsa harus memiliki upaya untuk maju di tengah-tengah masyarakat yang beragam.
Indonesia ini adalah bangsa yang majemuk oleh karena itulah masing-masing bangsa yang majemuk dan pemeluk daripada Agama itu harus berupaya untuk meningkatkan kemajuan- kemajuan yang harus diwujudkan.
Adalah kemajuan yang juga melihat kepada kemajuan saudara -saudara kita yang lain maka di sinilah tidak boleh terjadinya iri hati terhadap yang lain kalau sudah tidak ada iri hati antar sesama akan tercipta kerukunan.
Bagaimanapun juga kerukunan ini menjadi modal dasar untuk membangun negara dan Bangsa sebagai tulang punggung daripada kerukunan.
Setiap daerah pasti terdapat kearifan lokal yang menjadi simbol kerukunan,misalnya di Fakfak terdapat konsep kerukunan yang dikenal dengan istila IDU-IDU MANINA JOJOR.
Bagaimanapun juga kerukunan itu harus terwujud di masing-masing daerah ketika daerah itu dapat mewujudkan kerukunan maka itu adalah sebagai pilar daripada penyangga kerukunan nasional.
Ketika secara nasional kerukunan itu tercipta maka pembangunan yang sudah diprogramkan oleh pemerintah akan dapat di wujudkan.
Dan pemerintah harus berupaya menciptakan kerukunan akan baik di tingkat daerah maupun di tingkat nasional ketika pemerintah mampu mewujudkan kerukunan maka tujuan nasional yang termuat dalam UUD 45 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,mewujudkan kesejahteraan Umum dan menciptakan perdamaian,dan ketertiban tidak mengalami hambatan.
Apabila kita masing-masing menyadari kita sebagai bagian dari Bangsa Indonesia yang masyarakatnya majemuk maka kita tidak boleh merasa diri kita adalah lebih unggul daripada yang lain tapi semuanya itu adalah sama-sama menjadi bagian dari pada negara kesatuan republik indonesia kewajiban kita adalah menciptakan kemajuan -kemajuan bangsa yang berwawasan kerukunan.(Amatus Rahakbauw)