ACEH SINGKIL, Zonamerdeka.com -- Tampak nya undangan resmi DPRK Aceh Singkil tidak digubris.
Perusahaan PT Ensem Lestari kini memilih absen dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dari Komisi III DPRK Aceh Singkil, Hari rabu (15/7/2026), alasannya bikin geleng kepala terkendala transportasi.
Informasi absennya perusahaan tersebut di sampaikan langsung ke DPRK. Tapi alasan tersebut justru menuai sorotan tajam dari para mahasiswa.
Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil (HIMAPAS), Safriadi Pohan, menilai publik berhak curiga.
"Kami menghormati jika memang benar itu terkendala. Tapi ini DPRK bro, ini forum pengawasan. Masa iya perusahaan sebesar itu tidak bisa cari jalan? Jangan sampai ini jadi persepsi bahwa perusahaan PT Ensem Lestari sengaja mengabaikan DPRK," tegas Safriadi.
Dilain Sisi, Anggota Komisi III DPRK Aceh Singkil, Fairuz Akhyar, juga membenarkan pihaknya sudah menerima pemberitahuan dari perusahaan.
"Alasannya kendala transportasi. Tapi RDP ini penting. Ini soal hajat hidup masyarakat," Ujar Fairuz.
Sikap DPRK tegas. Tidak ada jadwal ulang.
"Kita tidak menjadwalkan ulang. Tapi kami tetap menunggu. Silakan PT Ensem Lestari hadir kapanpun siap, agar semua dapat bisa dijelaskan secara terbuka," katanya.
Menurut, HIMAPAS, bahwa ketidakhadiran ini bukanlah perkara sepele. RDP digelar DPRK adalah untuk membahas persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
"Kami akan terus kawal. Masyarakat berhak untuk dapat penjelasan transparan dari pihak perusahaan, jangan sampai masalah ini menguap begitu saja," Ungkap, Safriadi.