ACEH SINGKIL, Zonamerdeka.com -- Proses Pemilihan BPKamp Kampung Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah diwarnai dugaan intervensi.
Joni Bicar Berutu yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai anggota BPKamp terpilih menuding ada "permainan" antara pihak Kecamatan Gunung Meriah, Keuchik, dan Ketua Panitia dalam mengganti namanya secara sepihak.
"Saya sangat kecewa. Ada indikasi kuat nama saya diganti. Inilah yang mencederai demokrasi di tingkat desa," Ujar Joni kepada Zonamerdeka.com, Jumat 10/7/2026 pagi.
*BA 9 Nama Ditabrak Surat Camat*
Menurut Joni, pada Rabu 10 Juni 2026 Panitia Pemilihan BPKamp Suka Makmur telah melaksanakan Musyawarah Pemilihan.
Melalui Berita Acara, 9 nama ditetapkan sebagai BPKamp terpilih yaitu: Arkesa Tumangger, Sutri Yani, Sobur Manik, Warijan Manik, Salmen Berutu, Junaidi Berutu, Juli Sadarma Berutu, dan Joni Bicar Berutu.
"BA itu sudah final dan ditandatangani oleh seluruh panitia pemilihan BPKamp," katanya.
Namun setelah ada sanggahan dari salah satu calon ke Kecamatan Gunung Meriah, nama Joni disebut diganti secara sepihak.
Hal itu tertuang dalam Surat Tindak Lanjut Laporan dari Camat Kecamatan Gunung Meriah tertanggal 30 Juni 2026.
"Di poin c surat itu, nama saya dicoret dan diganti dengan saudara Syafriadi, S.Sos sebagai Anggota BPKamp. Tanpa adanya klarifikasi ke saya terlebih dulu," tegasnya.
Joni menilai surat tersebut sarat intervensi dan memenangkan sebelah sepihak. "Ini bisa mencederai rasa keadilan demokrasi di desa kami," ujarnya.
Sisi lain, Joni mendesak Bupati Aceh Singkil, Dinas DPMK, dan Inspektorat Aceh Singkil agar dapat turun langsung mengusut dugaan keterlibatan Ibuk Camat Gunung Meriah, Keuchik Suka Makmur dan Ketua Panitia Pemilihan BPKamp Suka Makmur.
"Kami minta Bupati dan Inspektorat agar dapat turun langsung. Jangan biarkan demokrasi di tingkat desa dirusak oleh oknum yang tidak bertanggungjawab," Pintanya.
Menanggapi tudingan itu, Camat Kecamatan Gunung Meriah, Ilvi Rahmi, menyebutkan bahwa setiap laporan yang masuk tetap di tindaklanjuti sesuai prosedur.
"Yaitu memanggil Keuchik dan Panitia Pemilihan BPKamp. Lalu kami meminta data dan menelaahnya sekaligus juga kami ada pengkoordinasian ke tingkat atas.
Selanjutnya, barulah diambil keputusan dan disampaikan kembali kepada Keuchik dan Panitia BPKamp untuk disampaikan kepada para Calon BPKamp," Ungkap Ilvi.
Ia juga mempersilakan jika ada keberatan agar diajukan laporan resmi ke tingkat Kabupaten. (Sakdam Husen)