![]() |
| Sumber humas samsat bekasi |
Bekasi, zonamerdeka.com - Pelayanan administrasi kendaraan bermotor di Samsat Kabupaten Bekasi mendapat apresiasi positif dari masyarakat.
Wajib pajak menilai sistem pelayanan kini lebih tertata, transparan, dan memudahkan proses pengurusan dokumen kendaraan, khususnya perpanjangan STNK lima tahunan.
Sejumlah warga mengaku proses pelayanan berjalan lebih cepat dibanding sebelumnya.
Kejelasan petunjuk alur, kesiapan petugas, hingga fasilitas pendukung dinilai membantu masyarakat mengurus administrasi kendaraan tanpa kebingungan dan tanpa harus menggunakan jasa perantara atau calo.
Salah satu wajib pajak menyampaikan bahwa proses pelayanan berlangsung tertib sejak tahap pendaftaran hingga penyelesaian administrasi.
Menurutnya, keberadaan papan informasi dan petugas yang responsif membuat masyarakat lebih mudah memahami prosedur yang harus dijalani.
Pihak Samsat Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sistem yang lebih cepat, jelas, dan mudah dipahami masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengurus administrasi kendaraan secara mandiri guna menghindari praktik percaloan maupun pungutan liar.
Pembenahan fasilitas pelayanan juga terus dilakukan.
Area pelayanan kini disebut lebih rapi dan nyaman dengan sistem antrean yang lebih terorganisir, ruang tunggu yang memadai, serta petunjuk layanan yang lebih informatif.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat saat mengurus kewajiban pajak kendaraan bermotor.
Selain pelayanan langsung di kantor, inovasi layanan digital dan layanan keliling juga terus dikembangkan untuk menjangkau masyarakat lebih luas.
Kehadiran layanan berbasis teknologi dinilai menjadi solusi untuk mempercepat administrasi sekaligus mendorong kepatuhan pembayaran pajak kendaraan secara tepat waktu.
Meski demikian, sejumlah masukan dari masyarakat tetap menjadi perhatian, terutama terkait antrean pada waktu tertentu dan kendala teknis layanan daring. Evaluasi berkelanjutan dinilai penting agar kualitas pelayanan publik terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal. (Fandy)