Bangka, zonamerdeka.com - Kain Cual, ciri kas Bangka Belitung, belum begitu terkenal. Untuk itu sekumpulan anak muda daerah ini, berupaya mengangkat kain Cual hingga mendunia. Hal itu diungkapkan, seniman senior Babel, Junaidi Rahim usai pertemuan dengan Sekda Bangka Barat, Soleh, Minggu (30/03/2026).
Menurutnya, ini bukan semata-mata ambisi untuk “menduniakan” kain cual dalam pengertian popularitas, tetapi lebih menghadirkan kesadaran bahwa Bangka Belitung juga memiliki warisan tekstil yang layak untuk diperbincangkan dalam percakapan budaya yang lebih besar.
"Bahwa ada identitas yang selama ini bekerja dalam diam, dan sudah saatnya ia mendapatkan ruang untuk dilihat, didengar, dan diapresiasi. Dalam pertemuan tadi, pak Sekda menyambut baik dan akan mendukung penuh, " jelasnya.
Ia menambahkan tentunya kita pilih Bangka Barat, karena didaerah ini memiliki sejarah tersendiri terhadap perkembangan kain Cual. Tentunya kami melalui riset yang telah dilakukan bersama para penenun. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah dalam proses produksi ini berpijak pada penghormatan bukan sekadar representasi, "Bagi kami, memperkenalkan kain cual ke ranah yang lebih luas berarti juga membawa serta cerita, nilai, dan manusia di baliknya. Kita akan garap kain Cual hingga mendunia dengan anak anak muda yaini, Ezha Dwi Avistha, S.Pd., M.Sn.
Muhamad Erdifadilah S.Sn dan Mas Joko seniman Bangka Barat, "terang Junaidi Rahim.
Sementara Sekda Bangka Barat, Drs.Muhammad Soleh, M.AP, didampingi Kadin Pariwisata Bangka Barat, Fahriansyah mengatakan bahwa apa yang akan diperbuat Mas Junaidi bersama teman-teman mengangkat kain Cual Bangka Barat akan di dukung penuh," Saya mengapresiasi dengan kegiatan mereka. Semoga kain Cual Bangka Barat bisa mendunia, "ujar Soleh. (heru)