Notification

×

Iklan

Iklan

Polres Bangka Gunakan Anjing Pelacak, Mencari Korban Laka Tambang Ilegal di Pemali

06 February 2026 | 4:26 AM WIB | Last Updated 2026-02-05T21:26:48Z

 


Bangka, zonamerdeka.com - Tim Gabungan Polres Bangka terus melakukan upaya pencarian satu orang korban kecelakaan tambang ilegal di eks Tambang Timah Pondi, Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Kamis (05/02/2026). Sebelumnya tim gabungan berhasil mengevakuasi enam korban meninggal dunia. 


Dalam evakuasi tim gabungan menggunakan tiga unit ekskavator dan satu ekor anjing pelacak K-9 untuk membantu pencarian korban yang masih tertimbun material longsoran yang terjadi Senin (02/02/2026), 


Dijelaskan Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra, S.H., S.I.K., bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan pelaksanaan evakuasi berjalan aman dan sesuai prosedur keselamatan. Sampai hari ke empat pencarian korban tertimbun tanah akibat menambang timah, sudah kita temukan 6 orang meninggal dunia,

"Kita bersama tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap satu orang korban yang belum ditemukan, yaini atas nama Soleh (34), warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten,"jelasnya.


Kapolres Bangka menambahkan tim gabungan terdiri dari Basarnas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, BPBD Kabupaten Bangka, Tim SAR Brimob Polda Babel, personel K-9 Polda Babel, Wastam PT Timah Tbk, relawan Laskar Sekaban, serta 25 personel Polres Bangka dan Polsek Pemali, "Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus berlangsung. Situasi di lokasi evakuasi terpantau aman dan kondusif dengan pengamanan ketat dari personel Polres Bangka dan Polsek Pemali, " terang AKBP Deddy Dwitiya Putra. 


Hadir dalam kegiatan  Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra, Bupati Bangka H. Ferry Insani, Ketua DPRD Bangka Jumadi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka Bahrudin Bafa, Camat Pemali Sukma Aditya, Kepala Desa Pemali Abdul Aziz Hasyim, serta unsur TNI-Polri dan instansi terkait lainnya. (heru)