Notification

×

Iklan

Iklan

Mengejutkan! Bobon Santoso Jual Akun YouTube 18 Juta Subscriber Senilai Rp20 Miliar, Menandai Pensiun Setelah 10 Tahun Berkarya

07 February 2026 | 10:29 AM WIB | Last Updated 2026-02-07T03:31:22Z


zonamerdeka.com - Kabar mengejutkan datang dari jagat kreator konten Indonesia. Influencer ternama, Bobon Santoso, secara resmi mengumumkan niatnya untuk pensiun dari platform YouTube, sebuah keputusan yang sontak mengguncang jutaan pengikutnya di media sosial.

 

Keputusan drastis ini tidak hanya sekadar pengunduran diri. Bobon mengambil langkah ekstrem dengan menawarkan aset digital paling berharganya: akun YouTube pribadinya yang kini memiliki basis penggemar yang luar biasa besar.

 

Pengumuman ini disampaikan melalui unggahan di Instagram pribadinya, @bobonsantoso, pada Kamis, 5 Februari 2026. Dalam unggahan tersebut, Bobon menuturkan bahwa perjalanannya sebagai kreator di YouTube telah mencapai babak akhir.

 

Alhasil, pengakuan ini segera memicu gelombang reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan, bahkan memohon agar Bobon mempertimbangkan kembali keputusannya, terutama mengingat jejak rekamnya dalam mengeksplorasi dan mengangkat budaya di berbagai pelosok Indonesia, termasuk perjalanan epiknya di Papua Selatan.

 

“Makasih doa panjang umurnya, untuk episodenya gue ga janji bisa panjang,” tutur Bobon, menyiratkan adanya dilema antara keinginan pribadi untuk pensiun dan tuntutan pengikut yang menginginkan lebih banyak konten eksplorasi.

 

Namun, pertanyaan terbesar yang muncul di benak publik adalah: seberapa seriuskah niat pensiun ini? Dan, berapa nilai yang ditawarkan untuk akun yang telah menjadi salah satu ikon kuliner dan petualangan di YouTube Indonesia?

 

Keputusan Pensiun dan Nilai Fantastis Akun

Melalui Instagram Story pribadinya yang diunggah pada Jumat, 6 Februari 2026, Bobon Santoso mengungkap detail yang membuat publik semakin terkejut. Akun YouTube miliknya yang hampir mencapai 18 juta pelanggan (subscriber) itu kini resmi dijual.

 

Bobon tidak tanggung-tanggung dalam menentukan harga. Ia membanderol akun dengan basis penggemar sebesar itu senilai Rp20 miliar.

 

“Mau saya jual akun youtube yang hampir 18 juta pelanggan,” sebut Bobon dalam pernyataannya. Ia menambahkan, “20 miliar nego tipis. Ngomong-ngomong ini seriusan,” tegasnya, menghilangkan keraguan publik bahwa ini hanya sekadar candaan atau strategi konten.

 

Alasan utama di balik penjualan dengan harga fantastis ini, menurut Bobon, adalah keputusannya untuk pensiun total dari platform tersebut. Ini menandai akhir dari hampir satu dekade karier yang penuh warna di dunia digital.

 

“Tahun ini saya memutuskan untuk pensiun di platform Youtube. Akun hampir 18 juta pelanggan mau saya jual Rp 20 miliar,” terang Bobon.

 

Ia berharap proses penjualan ini berjalan lancar. “Semoga laku segera ya. Kalo belum laku, saya nanti pertimbangkan lagi, terima kasih,” sambungnya, meninggalkan sedikit celah harapan bagi para penggemar bahwa keputusannya mungkin bisa berubah jika akun tersebut tidak segera menemukan pembeli.

 

Jejak Karya Fenomenal Bobon Santoso Selama Satu Dekade

Bobon Santoso bukanlah nama baru. Ia adalah salah satu kreator konten yang paling dikenal karena ciri khas kontennya yang unik, yakni masak-masak dengan porsi super besar yang kemudian ia bagikan kepada masyarakat luas.

 

Berdasarkan penelusuran data, Bobon mulai merintis kariernya di YouTube dengan membuat kanal pribadinya sejak 22 April 2015. Ini berarti, pada saat pengumuman pensiun pada Februari 2026, Bobon telah menapaki dunia kreator konten selama hampir 10 tahun penuh.

 

Awal kemunculannya, konten Bobon dikenal ekstrem dan terkadang kontroversial, namun ia berhasil menemukan formulanya, yaitu menyajikan kuliner dengan pembawaan yang seru dan berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat di Tanah Air.

 

Konsep Masak Besar dan Dampak Sosial

Salah satu format konten Bobon yang paling melekat dan sukses adalah kegiatan ‘Masak Besar’ atau yang kerap disingkat ‘Mabar’. Dalam konten ini, ia tidak hanya memasak untuk dirinya sendiri, melainkan untuk ribuan orang, seringkali di daerah-daerah terpencil atau yang membutuhkan.

 

Kegiatan Mabar ini telah membawa Bobon keliling ke berbagai provinsi. Kontennya tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat akan pesan sosial, memperlihatkan betapa makanan besar yang ia masak mampu menyatukan berbagai kalangan masyarakat.

 

Dari sisi konten, penyajian yang unik, energik, dan blak-blakan membuat Bobon Santoso memiliki ciri khas yang sulit ditiru. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dipadukan dengan kemampuannya memimpin proyek memasak skala besar menjadi daya tarik utama yang berhasil menarik 18 juta pelanggan.

 

Kehadiran Bobon selama satu dekade di YouTube telah membuktikan bahwa konten yang dikemas secara unik, meskipun berlatar belakang kuliner, dapat bertransformasi menjadi sarana eksplorasi budaya dan bakti sosial.

 

Salah satu pencapaian terbaru yang disorot oleh warganet adalah perjalanannya dalam mengeksplorasi wilayah timur Indonesia, khususnya di Papua Selatan. Konten-konten ini seringkali mendapatkan apresiasi karena mengangkat kearifan lokal yang jarang terekspos media nasional.

 

Menganalisis Nilai Jual Rp20 Miliar

Penawaran harga Rp20 miliar untuk akun YouTube dengan 18 juta subscriber mencerminkan betapa besarnya nilai sebuah aset digital yang telah terbangun selama bertahun-tahun. Nilai ini tidak hanya mencakup jumlah pelanggan, tetapi juga seluruh ekosistem yang ada di dalamnya.

 

Dalam dunia kreator konten, nilai jual sebuah kanal dipengaruhi oleh beberapa faktor: tingkat keterlibatan (engagement rate), audiens yang loyal, reputasi merek (brand reputation), dan potensi monetisasi di masa depan melalui iklan (AdSense) serta kerjasama merek.

 

Dengan basis 18 juta pelanggan, akun Bobon Santoso memiliki potensi pendapatan iklan yang stabil dan sangat besar. Pembeli akun ini tidak hanya mendapatkan katalog video yang telah terbukti sukses, tetapi juga akses langsung kepada demografi penonton yang sangat spesifik dan masif.

 

Keputusan Bobon untuk menjual akunnya secara terbuka juga menjadi pengingat bagi industri digital bahwa kanal YouTube raksasa dapat diperlakukan sebagai entitas bisnis yang memiliki valuasi tinggi, setara dengan perusahaan rintisan skala menengah.

 

Penawaran ini kini menjadi sorotan, tidak hanya oleh penggemar, tetapi juga oleh investor media dan perusahaan yang ingin segera menguasai pangsa pasar digital Indonesia tanpa perlu membangun audiens dari nol.

 

Jika akun tersebut benar-benar laku, maka ini akan menjadi salah satu transaksi penjualan aset digital terbesar yang pernah terjadi di kalangan kreator independen Indonesia.

 

Menanti Babak Baru Bobon Santoso

Terlepas dari alasan personal yang mendorongnya untuk pensiun, pengumuman Bobon Santoso ini menutup satu babak penting dalam sejarah YouTube Indonesia. Setelah 10 tahun konsisten, ia memilih jalan yang berbeda.

 

Meskipun ada harapan tipis dari penggemar bahwa Bobon akan mempertimbangkan kembali keputusannya jika akun tersebut tidak laku, saat ini fokus tertuju pada siapa yang akan menjadi pemilik baru dari kanal yang sarat akan konten kuliner, petualangan, dan dampak sosial tersebut.

 

Yang pasti, jejak karya Bobon Santoso, dari ‘Mabar’ hingga eksplorasinya di pelosok negeri, akan tetap menjadi warisan berharga di dunia kreator konten, bahkan setelah ia resmi meninggalkan platform yang membesarkan namanya tersebut.