Bangka, zonamerdeka.com - Prestasi seni yang diraih UPTD SD 6 Sungailiat, Nelayan 2, patut menjadi contoh sekolah lainnya. Pasalnya berbagai penghargaan dan trophy lomba seni tari, pantomin dan bertutur dari tingkat kabupaten, provinsi sampai tingkat nasional, menumpuk dilemari ruang kepala sekolah dan rata-rata meraih nomor 1 dilomba seni yang diikuti.
Tentunya keberhasilan yang diraih UPTD SD 6 Sungailiat Nelayan 2, tidak terlepas dari guru-guru pembimbing dan juga guru kesenian yang gencar membimbing dalam latihan menari, pantomin, bertutur dan seni yang lainnya. Disamping itu siswa siswi nya juga disiplin dalam mengikuti latihan tari serta seni lainnya,
" Kita selalu memberi motivasi terhadap anak didik, agar latihan serius dalam mengikuti even-even lomba tari maupun seni lainnya. Harus bisa tampil yang terbaik, " tutur, Dra Robiati Spd Kepala Sekolah UPTD SD Negeri 6 Sungailiat, ketika ngobrol dengan awak media, Kamis (06/04/2023) diruang kerjanya.
Robiati menambahkan dengan kedisiplinan berlatih, hasil yang dicapai anak didik dalam lomba cukup menggembirakan, yaitu juara lomba tari, tahun 2016 di Palembang dan 2017 juga juara di Menado serta meraih penghargaan tingkat nasional di Surabaya. Kemudian juara tari, pantomin dan bertutur di tingkat provinsi Babel, " Saya berharap kepada anak didik, agar pada even-even lomba seni berikutnya, harus tetap dipertahankan untuk menjadi yang terbaik," jelasnya.
Sementara Atik, guru kesenian yang juga penata tari senior, jebolan Padepokan Seni Bagong Kussudiardja mengungkapkan bahwa dirinya selalu menanamkan ke anak didik untuk disiplin dalam latihan,
" Namun pada dasarnya, anak didiknya cepat tanggap dan mengerti dengan gerakan yang diajarkan. Bahkan anak didiknya tampil percaya diri, di even tingkat provinsi sampai ke tingkat nasional," ungkapnya, sembari menambahkan, bahwa keberhasilanya tidak lepas dari peran suaminya Junaidi Rahim, seniman senior Babel.
Menurut Atik anak didiknya sering menjuarai Festival Lomba Seni Siswa Nasional.(FLS2N) baik tingkat kabupaten maupun provinsi, " Untuk tari ditingkat nasional dari tahun 2016 sampai tahun 2023 berturut turut meraih penghargaan, "ujarnya.
Sedang salah satu siswi, Alfiyah menuturkan bahwa dirinya merasa senang dan bangga bisa tampil sampai tingkat nasional, " Buk Atik selalu menanamkan kedisiplinan dalam mengajar dan gerakan tari yang diajarkan, cepat dipahami. Cita cita saya nanti kuliah di Institut Seni Indonesia (ISI) di Yogya " katanya. (eru)