Hukun

Tiba-tiba Beberapa Siswa SMAN 1 Mumbulsari Terima Uang, Diduga Uang PIP yang dipotong Dikembalikan

Oleh admin1/05/2023 11:46:00 AM

 


Jember, zonanerdeka.com - Beberapa siswa penerima PIP di SMAN 1 Mumbulsari, Jember Jawa Timur, tiba-tiba menerima uang Rp 750.000,-. Uang itu diduga merupakan penarikan dari uang PIP yang diterima siswa. Kamis (5/1/2023).


Kejadian pemberian uang tersebut telah mengagetkan orang tua atau wali murid. M Saheni selaku wali murid merasa kaget dengan langkah yang diambil oleh SMAN 1 Mumbulsari tersebut.



"Tiba-tiba anak saya pulang dari sekolah bawa uang Rp 750 ribu," kata Saheni dengan nada heran.


Lanjutnya, " ini kata anak saya uang pengembalian PIP," terang Saheni via ponsel kepada awak media pada hari Rabu (4/1/2023) malam.


Saheni menyayangkan dengan langkah dari SMAN 1 Mumbulsari yang tidak melibatkan pihak wali murid dalam mengembalikan dana tersebut.


"Orang tua murid harusnya dilibatkan dalam proses pengembalian. Apalagi kasusnya saat ini masih bergulir dan ditangani kejaksaan negeri Jember," jelas Saheni.



Menurut Saheni, meski uang sudah dikembalikan, ia tetap berharap kasus ini  harus tetap dilanjutkan. Pasalnya, diduga masih banyak siswa penerima PIP Reguler yang mengalami nasib yang sama. Selain itu juga dana Bos dan Dak untuk pembangunan gedung sekolah harus diperiksa peruntukannya.



Diketahui, bahwa 193 siswa SMAN 1 Mumbulsari mendapatkan bantuan PIP di SMAN 1 Mumbulsari yang pengajuannya melalui jalur aspirasi. 


Nilai dana PIP yang harus diterima oleh siswa tersebut satu juta rupiah per siswa. namun, uang tersebut tidak diterima secara utuh. Dari uang tersebut, diduga dipotong langsung untuk sumbangan cicilan ruang kelas baru (RKB) Rp400 ribu (berkuitansi) dan Rp350 ribu (tidak berkuitansi) serta iuran peran serta masyarakat (PSM) Rp50 ribu/bulan.


Sementara saat dikonfirmasi Kepala SMAN 1 Mumbulsari Erni Sulistiana yang baru saja dilantik itu membenarkan jika telah menyerahkan uang kepada siswa.


"Ya kemarin siang, pak Wahid datang ke sekolah," jawab Erni melalui pesan singkat WhatsApp kepada media ini, Kamis (5/1/2023).


Erni menyebut bahwa pengembalian uang PIP ke siswa melalui bendahara Komite sekolah.


"Yang menyerahkan Bendahara Komite," jawab Erni singkat.


Selain itu, mantan Kepala SMAN 1 Mumbulsari Wahid, menyampaikan bahwa dirinya saat ini berupaya untuk mengembalikan uang PIP ke sejumlah siswa. Hal ini dilakukan atas himbauan Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Provinsi Wilayah Jember Lumajang. 


"Rencana Rabu, Kamis, Jum'at. Saya masih cari kecukupan uang. Mudah-mudahan dah dimulai. Saya masih dapat pinjaman sebagian," jelasnya.


Namun, Wahid tidak menyebutkan jumlah siswa keseluruhan yang akan menerima pengembalian uang PIP tersebut dengan dalih tidak mempunyai data. Ia hanya menyiapkan dana.



 "Saya hanya menyiapkan dana, gak punya data. Itu diperintah oleh Kacabdin wilayah Jember. Kami gak bisa menolak," jelasnya lagi.


Ia menambahkan bahwa Himbauan dari Kacab dari atasan harus diperhatikan. 



Sementara Kacabdin Provinsi Wilayah Jember Lumajang yang disebut akan dikonfirmasi lebih lanjut.


(*/ton/manton)

Baca Juga: Hukun