Aceh Singkil

MPPTI Posko Rimo, Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dengan Dzikir, Doa dan Sholawat Nabi

Oleh adminFriday, December 02, 2022

 


ACEH SINGKIL, Zonamerdeka.com -- Majelis Pengkajian, Tauhid, Tasawuf Indonesia (MPTTI) Posko Irsyadul Ibad Kecamatan Gunung Meriah Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1444 H Dengan Dzikir, Doa dan Sholawat Nabi, Kamis. (01/12/2022) Malam.


Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awwal dalam penanggalan Hijriah. " Yang diselenggarakan MPPTI Posko Irsyadul Ibad, Rimo di Jalan Iskandar Muda itu. Dihadiri ratusan jama'ah dan warga Kecamatan Gunung Meriah.


Penceramah, Pada Peringatan Maulid Nabi di Posko MPTTI itu. Diisi oleh Ustad. Salman, Dalam ceramah menjelaskan sedikit tentang Sejarah kelahiran, Nabi Muhammad SAW. 


Maulid, Artinya, Kelahiran. Nabi Muhammad  SAW. Sebagai Rasul yang terakhir yang membawa, Rahmatan Lil Alamin bagi alam semesta yang penuh dengan cinta dan kasih sayang dimuka Bumi ini, yang diberikan Allah kepada hambanya.


Nabi Muhammad lahir dari ibu bernama Aminah dan ayahnya bernama Abdullah. Menurut riwayat, Nabi Muhammad lahir di Makkah pada hari Senin, 12 Rabiul Awal pada tahun pertama sejak peristiwa tentara bergajah atau Amul Fiil atau tahun 571 kalender Romawi. Pendapat lain juga menyebut Nabi lahir pada 9 Rabiul Awal. Namun, pendapat yang terkenal adalah pada 12 Rabiul Awal. Hal ini sesuai dengan Hadis Riwayat Muslim.


"Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab, hari Senin adalah hari aku dilahirkan," bunyi Hadis Riwayat Muslim, dikutip dari buku Sejarah Hidup Nabi Muhammad, karya Abdul Somad.


" Saat Nabi Muhammad lahir, diriwayatkan Ibnu Sa'ad Ahmad ibn Hanbal Darini, cahaya menerangi istana - istana di Rum. Bahkan Nama Muhammad diberikan oleh sang kakek Abdul Mutalib, pemegang kunci Kakbah.


Kemudian, Abdul Mutalib membawa Nabi Muhammad masuk ke dalam Kakbah, lalu seekor kambing disembelih sebagai bentuk akikah. Nabi Muhammad SAW juga dikhitan saat berusia tujuh hari. Dikutip dari buku Intisari Sirah Nabawiyah karya Ibnu Hazm al-Andalusi, Nabi Muhammad tumbuh sebagai seorang yatim. Ayahnya meninggal saat belum genap berusia 3 tahun.


"Saat Nabi lahir, tak ada yang mau menyusuinya karena tergolong miskin. Namun, seorang ibu bernama Halimah Sa'diyah dengan ikhlas mau menyusui Nabi Muhammad meski ASI-nya sulit keluar.


Keikhlasan Halimah pun diberi balasan oleh Allah SWT. Keledai kurus milik Halimah menjadi berisi dan ASI-nya kembali lancar. Bahkan, Saat usia anak - anak dan masa remaja, tanda-tanda kenabian pada diri Nabi Muhammad sudah terlihat. 


Misalnya, seperti malaikat Jibril yang membelah dada dan mencuci jantung Nabi. Saat masa remaja ketika pergi berdagang, seorang pendeta Bahira juga melihat tanda kerasulan pada diri Nabi Muhammad SAW.


Nabi Muhammad lalu menerima wahyu pertama pada saat berusia 40 tahun di Gua Hira. Nabi memiliki empat sifat yakni benar, dapat dipercaya, menyampaikan, dan cerdas.


Rasulullah meninggalkan dunia ini. Dalam usia 63 tahun pada hari Senin di bulan Rabiul Awal. Nabi Meninggal setelah sakit selama 12 hari.


Sejarah Maulid Nabi atau Kelahiran Nabi dapat dijadikan momentum untuk mendekatkan diri kepada Rasulullah dengan meneladani kisah dan sifat-sifat Rasulullah," Kata Ustad. Salman dalam isi ceramahnya.


Ustad Salman, Bahkan menjelaskan Bagaimana Sebenarnya kasih sayang itu. Ketika diantara kita sesama hamba Allah. bisa saling menyayangi dan berkasih sayang dengan saudara - saudaranya. "Baik didalam suka maupun duka. Itulah yang diajarkan oleh Rasullullah Melalui sebuah hadist yang dimana Rasulullah SAW bersabda: “Orang-orang yang saling berkasih sayang akan disayang oleh Dzat yang maha penyayang. Sayangilah penduduk bumi, maka Allah memperintahkan penduduk yang berada diatas langit akan menyayangi kalian.” (HR. Abu Dawud, No. 4941).


Sementara, bagi mereka para umat yang tidak memiliki rasa kasih sayang senantiasa adalah orang yang akan celaka, Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah kasih sayang itu dicabut kecuali dari orang yang sengsara.” (HR. Abu Dawud, No. 4942).


Perumpamaan Rasulullah SAW memberikan perumpamaan bagi kaum muslimin dalam sabdanya:  “Perumpamaan sesama kaum mukminin dalam menjaga hubungan, kasih sayang dan kebersamaan seperti satu tubuh, jika satu anggota merasakan sakit, maka akan membuat seluruh tubuhnya terjaga dan merasakan demam” (HR. Muslim, No. 2586).


Lanjutnya, Bahkan didalam diri Rasullulah ada suri teladan, ajaran dan kepemimpinan yang menginspirasi untuk Manusia. Khususnya kita sebagai ummat Islam pada umumnya. 


Hal ini, sejalan yang diajarkan oleh Murabbi Kita, Abuya Syekh H. Amran Waly Al -Khalidi Guru kita. "Didalam Petuahnya : * Tidak ada lawan yang ada hanya kawan (Persaudaraan) * Tahan Disakiti, tidak menyakiti. * Didalam diri kita ada hak orang lain, tetapi didalam diri orang lain tidak ada hak kita. * Memberikan yang baik - baik. * Saling menasehati dan tolong - menolong dalam kebaikan dan Ketaqwaan. Terakhir, * Melihat kesalahan/dosa orang lain, Adalah sebuah keozoran, Dan melihat kesalahan dosa kita adalah sebuah dosa besar, (Segera memperbaikinya dan Minta Ma'af, Taubat). Jelas Ustad. Salman 


Turut Berhadir, Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan di Posko MPTTI Irsyadul Ibat Gunung Meriah itu, Wali Nanggroe Gunung Meriah, Camat, Kecamatan Gunung Meriah, Kapolsek Gunung Meriah, Danramil 04 Gunung Meriah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Budaya, Imam Mukim, Kepala Desa beserta Perangkatnya dan Para Jama'ah MPTTI.


Di penghujung Kegiatan Maulid Nabi di Posko MPTTI Rimo. Dilanjutkan dengan makan bersama. Setelah, Sebelumnya malakukan, " Dzikir, Doa dan lantunan Sholawat Nabi, Dan terakhir pembacaan syair oleh salah satu Jama'ah MPTTI Irsyadul Ibat, Rimo." tutup. 



Sakdam Husen

Baca Juga: Aceh Singkil