Jakarta

Drs. H. Ghoni: Pj Gubernur DKI Semena-mena dan Tidak Menghargai Masyarakat Betawi

Oleh adminMonday, December 05, 2022

 



Jakarta, ZonaMerdeka.com - Pencopotan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, H. Marullah Matali oleh Pj Gubernur Heru Budi Hartono, membuat tokoh Betawi Drs. H. Abdul Ghoni tersinggung dan sangat kecewa.


Menurut politisi asli Betawi tersebut, Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur sama sekali tidak menghargai putra Betawi. "Pencopotan Marullah Matali dari posisi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) DKI membuat warga Betawi sangat kecewa," ujar Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta itu.


Dirinya sebagai putra Betawi yang juga Ketua Umum organisasi etnis Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) merasa tersinggung. Dirinya menilai Heru telah semena-mena dan tidak punya etika.


"Selama ini, masyarakat Betawi selalu berdamping hidup rukun tanpa ada ketegangan. Jadi jangan sampai apa yang dilakukan Pj Gubernur DKI ini malah memicu hal-hal yang dapat menimbulkan masalah di Jakarta," tegas Ghoni pada awak media, Minggu (04/12/2022).


Sebagai anggota DPRD, dirinya mengatakan, semestinya Heru paham status Pj Gubernur yang disandangnya saat ini. Heru sebagai Pj tidak bisa berbuat semaunya.


Ghoni juga menerangkan, dari era Joko Widodo, Basuki T. Purnama, Djarot, hingga Anies Baswedan, Sekda Provinsi DKI selalu putra daerah, Betawi. "Heru harusnya punya etika dan tata krama dan tidak seenaknya menjadikan Uus Kuswanto sebagai Plt Sekda DKI Jakarta, itu sangat tak beretika,” sambung penasehat Fraksi Gerindra DPRD DKI itu.


Karena menurut Ghoni, Heru tidak dipilih langsung oleh rakyat, melainkan hanya ditunjuk Presiden Jokowi. Jadi apapun alasannya, Ghoni menegaskan, sebagai anak Betawi tidak bisa menerima pencopotan Marullah Matali dari posisi Sekda DKI.


“Apa yang sudah dilakukan oleh Heru, Ini merupakan penghinaan bagi warga Betawi. Dari dulu nggak ada itu, Gubernur DKI mengganti Sekda dengan pelaksana tugas. Rusak ini,” terangnya.


Dirinya mengungkapkan, Anies Baswedan lebih menghargai masyarakat Betawi ketimbang Heru. Sebab, sejak dilantik sebagai Gubernur 2017 Sekda DKI Jakarta selalu putra Betawi.


Sebelum Marullah Matali, almarhum Saefullah Sekda  DKI juga merupakan anak Betawi. Penggantinya, juga putra asli Jakarta. “Heru ini tidak perhatian dengan masyarakat Betawi,” pungkas Ghoni.


(Fahmi)

Baca Juga: Jakarta