Aceh Singkil

Gaji Akan Dipotong 50 Persen, Ratusan Honorer RSUD Aceh Singkil Lakukan Mogok Kerja

Oleh adminWednesday, October 19, 2022

 


ACEH SINGKIl, Zonamerdeka.com -- Ratusan Honorer Perawat, Bidan, Cleaning Servis dan Satpam RSUD Aceh Singkil lakukan mogok kerja di halaman depan Rumah Sakit RSUD Aceh Singkil, Rabu (19/10/2022).





Honorer RSUD Aceh Singkil yang melakukan mogok kerja, Menuntut PEMDA Kabupaten Aceh Singkil segera membayarkan gaji honor mereka secara penuh, Selama 5 bulan yang belum dibayarkan oleh Pihak Manejemen RSUD Aceh Singkil.


Salah satu honorer, Ridho Ia meminta jangan ada lagi pemotongan gaji honorer, Kalau bisa secepatnya pihak Manejemen RSUD Aceh Singkil membayarkannya kepada kami honorer di RSUD Aceh Singkil, Harapnya.


Permintaan kami disini, tidaklah banyak tututan kami. " Kami hanya meminta bayarkan gaji honor kami secara penuh itu Saja sudah cukup. Ujarnya 


lanjutnya, Jika gaji kami tak dibayarkan secara penuh pada tahun 2022 ini. " Apalagi sampai dipotong 50 persen maka kami akan tetap melakukan mogok kerja hingga tututan kami dipenuhi. " Ungkap Ridho dengan nada rasa kesal.


Hal itu langsung ia sampaikan di depan Sekda Aceh Singkil, Azmi, MAP yang juga merupakan Ketua TAPK Kabupaten Aceh Singkil dan didepan dua Anggota DPRK Aceh Singkil H. Fahrudin Pardosi dan Hj. Asmawati Anggota DPRK Aceh Singkil, Komisi IV.


Namun mengapa untuk bangunan fisik ada saya lihat, Sedangkan untuk membayar gaji honorer seperti kami, selalu tersendat dan bahkan mau akan dipotong lagi 50 persen, sudahlah honor minim itupun mau dipotong lagi, Dimana hati nurani Bapak - Ibu. Tambah Ridho


Padahal ketika bencana Covid 19 melanda Dunia, Kamilah garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid 19 di Daerah Kabupaten Aceh Singkil ini, Beginikah balasannya kepada kami, tuturnya 


Sementara, Adapun Gaji para honorer yang akan dipotong 50 persen oleh pihak manejemen RSUD, Mulai dari Bulan Agustus S/d Desember tahun 2022 ini, Alasannya Divisit Anggaran, Kata Ridho 


Tapi untuk membangun Gedung dan Rehab bangunan ratusan juta di Rumah Sakit ini. Anggarannya tetap selalu ada, Plangnya proyeknya jumlah pun ratusan juta selalu tersedia.


"Maaf, namun untuk membayar gaji honorer, jangankan ingin ditambah malah ingin dipotong lagi,Terangnya 


Terpisah, Menanggapi Aksi Mogok Ratusan Honorer itu, Direktur RSUD Aceh Singkil Dr. Nila Hernita Saragih Dalam keterangan persnya, Membenarkan bahwa aksi mogok kerja hari ini, Memang telah disampaikan kepada kami,"Katanya 


Dimana mereka meminta ijin untuk melakukan aksi mogok kerja, Terkait pemotongan gaji mereka 50 persen, Dari Bulan Agustus S/d Bulan Desember, Yaitu di DPA Perubahan tahun 2022 ini, Kemarin.


Kemudian kami selaku pihak Manejemen, inikan hak mereka dalam melakukan aksi mogok kerja, Kami tidak ada hak untuk melarang mereka dan kami tidak ada melakukan intimidasi apa - apa, Maka kami menganjurkan, silahkan saja," Katanya 


Sedangkan mengenai hal pengusulan pemotongan gaji honorer, adalah usulan dari Pemerintahan Daerah, Pemda setempat, Ada Suratnya dari Bupati Aceh Singkil, Dari TAPK Aceh Singkil, Bahwa 50 persen ada pengurangan didalam DPA Perubahan Tahun 2022 ini.


Ia juga menambahkan, Bahwa Aksi mogok kerja pada hari ini, Sangat berdampak sekali kepada pelayanan di Rumah Sakit. Sedangkan Kita hanya memiliki 127 orang PNS dan Sekitar 30 orang tenaga Bhakti, Maka dengan sekitar 200 orang pekerja disini, Sangat berdampak terhadap pelayanan. Ungkapnya 


Sehingga kita melakukan Marger ruangan, Pelayanan emergency tetap kita lakukan,  Pelayanan poli kita Marger ruangan polinya, Ruang rawat inapnya juga kita Marger ruang rawat inapnya, Dengan 200 orang," Pungkasnya 


Cuman kita ada kendala di pembagian Ship jam dinas piket pagi dan malam, Jadi kita cari solusinya, Kebetulan tadi dari Dinas BPKSDM Aceh Singkil, Berjanji akan menurunkan tenaga P3K ke Rumah Sakit, untuk membantu kita.


Mengenai persoalan ini, Sebenarnya sudah diketahui oleh Pemerintah Daerah dan sudah pernah kita koordinasikan ditanggal 06 Oktober 2022 yang lalu. Kita bahkan layani mereka dengan keluhan yang sama, Untuk mencari solusi yang terbaik. 


Namun menurut mereka kurang puas terhadap jawaban dari Pihak Manejemen Rumah Sakit dan mereka pun meminta untuk melakukan audensi ke Bupati Aceh Singkil, Marthunis, ST,. DEA Selaku Pejabat (PJ) Bupati.


Kemudian kita turuti dan memfasilitasi mereka bersama dengan Kasat Intel dari Polres Aceh Singkil, Audensipun kita lakukan pada hari Senin, 17 Oktober 2022 Sore hari, Pertemuannya selama 02 Jam. Bersama dengan delapan orang tenaga honorer sebagai perwakilan dan bahkan jawaban PJ. Bupati Aceh Singkil sudah jelas itu, tungkasnya 


Mungkin menurut mereka jawaban PJ. Bupati Aceh Singkil juga tidak memuaskan, makanya mereka melakukan mogok kerja pada hari ini. tuturnya.


Sakdam

Baca Juga: Aceh Singkil