Sawahlunto

Badan Jalan Kelok Maut Ambrol Dihantam Longsor

Oleh adminTuesday, October 04, 2022

 


Sawahlunto, zonamerdeka.com - Akibat hujan semalam, badan jalan kelok maut Kelurahan Air Dingin Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto Ambrol.


Kejadian longsornya badan jalan yang berada tepat di samping pengerjaan proyek PENYELENGGARAAN JALAN KABUPATEN / KOTA SUB KEGIATAN REKOSTRUKSI JALAN dengan pagu anggaran 1,8 milyar lebih dengan kontraktor CV. DWI CHITYA tersebut yang sudah diprediksi dari semula tersebut terjadi hari Minggu malam pukul 22.00 wib (2 Oktober 2022).


Pada awal pengerjaan, sudah terlihat aktivitas pengupasan tebing yang berada tepat di samping badan jalan kelok maut tersebut sangat beresiko karena di samping kontur tanahnya yang labil juga pengupasanya dilakukan secara vertikal .


Saat terjadi longsoran untuk pertama kalinya ,yaitu tanggal 14 September yang baru lalu, awak media sudah menginfokan kepada Kepala Dinas PU Sawahlunto, Evan bahwa dilokasi pekerjaan tersebut telah terjadi longsoran yang beresiko memutus jalan utama.


Salah satu rekan awak media juga langsung menginformasikan kejadian tersebut kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sawahlunto (BPBD), Adriyusman (14 September) bahwa telah terjadi longsoran dilokasi pekerjaan tersebut yang beresiko dapat memutus jalan utama dari Kelurahan Air Dingin menuju kantor Kecamatan Lembah Segar.


Akhirnya apa yang dikhawatirkan terjadi, menjelang tengah malam pukul 22"00 Wib tadi malam warga kelurahan Air Dingin dikejutkan dengan kejadian longsor besar yang mengakibatkan bentangan  jalan sepanjang kurang lebih 10 meter dan badan jalan utama sedalam 1 meter, ambrol musnah terbawa longsor.


Tak hanya itu, aliran listrik PLN pun saat berita ini diturunkan turut diputus karena para petugas PLN tengah memindahkan tiang listrik yang berada dekat lokasi tersebut yang juga sangat beresiko ambruk terbawa longsoran.


Kalau sudah begini, siapa yang bertanggungjawab ?


Saat di konfirmasi Kabid,Binamarga PUPR,Maizir.ST,oleh media ini dikatornya,mengatakan,bahwa lokasi jalan kelok maut tersebut memang berat dan berisiko,untuk itu dengan anggaran APBD,walau bertahap dan hasil survei, bahwa pekerjaan jalan kelok maut,hasil kajian Pihak Bina Marga,pekerjaan jalan kelok maut harus di lakukan pengecoran Hotmix dan penggunaan bahan besi, ungkap Maizir.


Katanya,lokasi tersebut tidak bisa di pasang dam berbahan batu karena kultur tanah bercampur yang mudah bergerak ,dan pekerjaan ini berdampak kepada pekerjaan yang sedang berjalan,walau ini dampak dari bencana alam tutup Kabid BM,Maizir.(YANTO/Faiz)

 ,

Baca Juga: Sawahlunto