Taliabu, zonamerdeka.com - Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Bapenu Kecamatan Taliabu Selatan, Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Provinsi Maluku Utara (Malut) hingga saat ini tidak diketahui warga
Sebab, sejak diresmikan BUMDes itu hingga saat ini tidak ada laporan pertanggungjawaban ke masyarakat, Padahal, pembuatan BUMDes tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB Desa) tahun 2018 sebesar Rp.70 juta rupiah
Anehnya, hingga di tahun 2022 ini tidak di ketahui tujuan dan kegunaan anggaran tersebut. Parahnya lagi, sampai sekarang BUMDes itu tidak jalan atau tidak di kelola.
Atas hal tersebut, salah satu kekecewaan datang dari anggota Ikatan Pelajar Mahasiswa Alumni Bapenu (IPMAB) La Ode Wiratno Mengatakan, dana BUMDes yang ada di desa Bapenu sangatlah penting di kelola untuk usaha desa agar ada pendapatan desa
"Dalam ketentuan Desa yang di perjelas dengan melalui peraturan mentri desa PDTT nomor 21 tahun 2015 tentang penetapan prioritas pemanfaatan Dana Desa adalah pendirian dan pengembangan dana BUMDes", ungkap wiratno saat dikonfirmasi media ini melalui via whatsapp miliknya pada Sabtu, 06/08/2022
Menurutnya, menjadi prioritas bahwa, kepala desa dapat mengontrol dan mengawasi BUMDes agar keberhasilan dan pendapatan masuk dalam pendapatan desa.
"Sehingga Dana BUMDes yang ada di Desa Bapenu dapat di manfaatkan untuk mendorong perekonomian masyarakat desa tersebut", jelasnya
Kata dia, Pengelolaan Dana BUMDes haruslah tepat kegunaannya dan transparan agar tidak di salah gunakan atau KKN BUMDes yang ada di Desa Bapenu, apa lagi tidak beroperasi dan tidak di ketahui anggarannya di gunakan untuk apa sangat tidak jelas tentu saja hal ini ada dugaan penyelewengan anggaran BUMDes
Untuk itu dia pun berharap, badan usaha milik desa (BUMDes) Bapenu Kecamatan Taliabu Selatan perlu di awasi agar tidak terjadi KKN atau penyalahgunaan anggaran
"Kepada pihak aparat penegak hukum Inspektorat, Kejaksaan, dan BPK agar segera mengaudit BUMDes yang ada di Desa Bapenu Kecamatan Taliabu Selatan", pintanya
Hingga berita ini diterbitkan Kepala Desa Bapenu Kecamatan Taliabu Selatan Kabupaten Pulau Taliabu belum berhasil dikonfirmasi. (SDL)