Jember

Keretakan Dinding Penahan Jalan Semakin Parah, Warga Khawatirkan Ambrol dan Makan Korban

Oleh adminSunday, August 21, 2022
Retakan dinding penahan jalan semakin hari semakin parah

Jember, zonamerdeka.com - Seorang warga mengatakan sangat khawatir ketika melihat retakan dinding penahan jalan yang semakin hari semakin bertambah parah. Pengamatan di lokasi, dinding penahan jalan itu menampakkan keretakan dari bagian bawah sampai atas. Keretakan mengikuti lekuk bebatuan yang dipasang, ada beberapa bagian yang nampak mengembung seakan dinding itu tak mampu menahan beban. Dinding penahan jalan yang pengerjaanya belum genap itu terletak di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Ahad (21/8/2022).







Warga itu menginformasikan bahwa dinding penahan jalan yang tingginya lebih dari 10 meter itu mulai retak dan semakin hari semakin parah. 


Lanjutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama, dia menyebut bahwa saat serah terima bangunan ke pihak Dinas kondisi bangunan sudah ada keretakan.


"Bangunan itu serahterima sekitar bulan Januari lalu pak, saat serah terima ke Kabupaten, keadaan bangunan sudah ada keretakan," ucap warga tersebut sambil menunjukan lokasi keretakan bangunan tersebut kepada tim investigasi.


Dia menyampaikan bahwa pekerjaan bangunan dinding penahan jalan tersebut dikerjakan bulan 10 tahun 2021 dan baru diserahkan ke Dinas kabupaten bulan Januari tahun 2022. 


Anehnya, bangunan masih tergolong baru dikerjakan kondisinya sudah ada keretakan dan mulai rusak.


"Kami minta pihak terkait segera turun ke lokasi dan ambil tindakan, mengingat bangunan tersebut sangat rentan dan membahayakan terhadap keselamatan warga," harap warga tersebut kepada pihak terkait melalui media ini pada (21/08)  Ahad sore.


Dari pantauan tim investigasi, di lokasi bahwa bangunan dinding penahan jalan bagian dinding bawah sudah ada keretakan dan bergeser, bahkan pasangan badan dinding penahan samping juga mengalami keretakan.


Lebih parahnya lagi, pasangan batu dinding dengan material batu piring kondisinya sudah terkelupas dan lepas dari pasangan batu belah (Pasangan aslinya).


Untuk keberimbangan berita ini, tim investigasi akan melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak terkait. Di lokasi tidak ada papan informasi kegiatan proyek, bahkan prasasti kegiatan tidak ditemukan di lokasi dekat banguan dinding penahan jalan tersebut.


manto 




Baca Juga: Jember