Taliabu, zonamerdeka.com - Program pemerataan jaringan seluler oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi di seluruh pelosok negeri nampaknya hanya isapan jempol belaka.
Berdasarkan pantauan media ini di lapangan, Minggu (17/07/2022) diketahui pembangunan tower di Desa Tabona, Kecamatan Tabona, Kabupaten Pulau Taliabu di lakukan dari awal tahun 2021 hingga sekarang belum juga rampung.
Atas hal tersebut, sala satu kekecewaan datang dari Tokoh pemuda desa Tabona, Acil Gay yang sudah lama menunggu sentuhan pemerintah untuk jaringan seluler akhirnya mengeluhkan.
"Kenapa sampai Tower mini bhakti dari tahun kemarin sampai sekarang belum juga aktif, bikin mubajir," sesal Acil.
Padahal menurutnya, Kabupaten Pulau Taliabu sebagai wilayah tertinggal, yang dimana berada di pelosok, pastinya sangat membutuhkan jaringan untuk kemudahan akses komunikasi.
"Jalan darat belum jadi, kita masyarakat sekarang seharunya di topang jaringan seluler supaya meringankan sedikit beban," jelasnya.
Apalagi, lanjut dia, sebagai petani yang menjual hasil tani di wilayah Sulawesi sangat bergantung jaringan untuk mengetahui harga untuk melakukan transaksi.
"Belum lagi, anak-anak yang kuliah di kota yang kapan saja membutuhkan sesuatu untuk mengabari kami selaku orang tua di kampung juga kerepotan," tambahnya.
Dirinya pun berharap, semoga kementrian memerhatikan program pembangunan tower bhakti di desa-desa pelosok.
Hingga berita ini ditayangkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pulau Taliabu belum berhasil dikonfirmasi. (SL)