Batam

Asosiasi Driver Online Batam Berunjuk Rasa di Depan Kantor Graha Kepri Kota Batam

Oleh admin7/19/2022 01:58:00 PM

 


BATAM, zonamerdeka.com - Ratusan pengemudi yang tergabung di Asosiasi Driver Online Batam (ADOB) melakukan unjuk rasa di Kota Batam, Selasa (19/7/022). 


Para pengemudi/driver kendaraan roda empat menuntut Gubernur Kepri Ansar Ahmad Menetapkan regulasi tarif minimum, karena tarif yang berlaku sekarang sangat merugikan. 


Jumlah pengunjuk rasa sekitar 500 anggota tergabung dalam Asosiasi Driver Online (ADO) Batam melakukan unjuk rasa tepatnya di depan Kantor Graha Kepri pukul 09.00 wib, Batam Center.


Dalam orasinya Wijaya selaku penasehat dari Aliansi Driver Online Batam, mengatakan kalau aksi ini dilakukan untuk menuntut pengesahan tarif minimum terhadap pemerintah. 


Sebab yang dirasa teman teman pengemudi sangat merugikan dan menguntungkan sepihak saja untuk itu kami 'ADOB' meminta Gubernur Kepri Ansar Ahmad menetapkan tarif minimum sebesar Rp 24 ribu/trip 


Kami tidak meminta lebih yang kami tuntut padahal itu saja karena,sudah hampir empat tahun tidak direalisaikan sampai sekarang,itulah aspirasi kami,ujar beliau 


Perlu di ketahui tarif minumum yang berlaku sekarang hanya Rp.14 ribu/trip untuk driver online hanya kebagian Rp8.800, sebab sisanya Rp 5.200 untuk aplikator.


Jelas ini sangat merugikan para Driver online sebab tarif Rp 8.800 ini dinilai terlalu rendah. 


Ditambah BBM jenis premium sudah di hapus di kota Batam,jadi tidak bisa terpaksa menggunakan Pertalite yang harganya lebih tinggi di banding premium. 


Untuk  biaya perawatan mobil ganti oli termasuk ganti ban, serta perawatan lainnya. 


Belum lagi sparetpart mobil mengalami kenaikan harga setiap bulannya, ujar Wijaya.


Pihak ADOB mendesak Gubernur Kepri segera mengesahkan tarif dasar minimum. Dan kami meminta Gubernur segera menerbitkan SK terkait tarif dasar umum driver online. 


Aziz nasution

Baca Juga: Batam