Zonamerdeka.com Aceh Singkil --- Orkes Gambus Lae Souraya Runding - Kota Subulussalam, Kini hadir tampil lagi menghadirkan musik qasidahnya di Desa Mandumpang, Kecamatan Suro, Aceh Singkil, Aceh, Jum'at(03/06/2022)
"Lantunan musik Orkes Gambus Souraya yang di nyanyikan oleh para biduan Orkes Gambus, penuh dengan pesan moral dan arti hikmah kehidupan bagi para pendengar Qasidah yang satu ini,"
Sementara pada tahun 1997 hingga tahun 2000 an. Orkes Gambus Lae Souraya, biasa mengisi acara dan tampil pada kegiatan - kegiatan di Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil, Sebelum pemekaran menjadi Pemerintahan Kota Subulussalam.
Sedangkan bagi masyarakat runding Kota Subulussalam, tidak asing lagi dengan Orkes Gambus Lae Souraya ini, Dimana Lagu - lagu yang dinyanyikan biduan juga menyentuh hingga ke lubuk hati, bagi para pendengarnya.
Ternyata, Gambus Lae Souraya ini juga punya Sejarah panjang terhadap pemekaran Kabupaten Aceh Singkil, Dimana pada tahun 1999 Ikut berperan serta dalam pemekaran dari Kabupaten induk. Yaitu Kabupaten Aceh Selatan, kata Kasman.
Kasman Salah Satu Musisi Gambus lae Souraya, Berdirinya Orkes Lae Souraya berkat buah pikiran dari tokoh - tokoh Pemekaran Kabupaten Aceh Singkil, Seperti Alm. Ustad H. Husen dan Alm. Abdul Manaf TM Tokoh Kecamatan Runding, Pada Masanya.
Dimana, Alm. H. Husen merupakan kala itu, Sebagai Camat, Berinisiatif dan dibantu oleh Alm.Abdul Manaf TM dan teman - temannya. Untuk mendirikan sebuah "Grub musik" yang bernuasa Islami. Yang sekarang diberi nama Orkes "Gambus Lae Souraya," ini.
Selanjutnya, Alm. H. Husen selain Camat juga merupakan seorang Ulama yang biasa Dakwah keliling bersama orkes ini, sebagai alat dakwahnya.
Sedangkan untuk tahun lahir dan berdirinya Orkes Gambus Lae Souraya pada tahun 1962, terang Kasman
Untuk Biduan Qasidahnya Uci Nisa Kombih, untuk mengisi acara - acara di Pemerintahan dan tempat - tempat Pesta seperti ini, Sekitar tahun 1971.
Sedangkan pada tahun 1971. Orkes ini juga pernah menang pada perlombaan musik Qasidah Se - Propinsi Aceh dan Bahkan Gambus Lae Souraya juga 4 Kali berturut - turut menang di Perlombaan di Festival Kebudayaan ( PKA) Aceh. bahkan bila ada tamu - tamu penting. Orkes ini juga biasa mengisi acara musik qasidah di Pendopo Gubernur Aceh. Jelas Kasman
Untuk alat - alat musik Orkes Gambus Lae Souraya, Gambus, Suling, Biola dan Organ beserta dengan Biduan qasidahnya.
Ternyata, Mengunakan alat - alat musik Gambus ini tidak sembarangan orang yang bisa untuk memainkannya. karena alat musik Gambus, Ketika digunakan harus mengunakan perasaan, agar suara yang dihasilkan dari detingan gambus juga selaras dengan alat musik yang lain dan buat mereka yang mendengarpun tersentuh hatinya.
Kasman juga menambahkan, Baju yang saya pakai. inilah kenang - kenangan dari pemberian Bupati pertama Aceh Singkil. Alm. H. Makmur Syahputra Bancin, Dimana pada saat itu beliau secara langsung memberikan Uang Sebesar, Rp. 10 Juta Rupiah untuk baju kami di Orkes Gambus Lae Souraya ini.
Diketahui, Orkes Gambus tersebut, sebagai media Dakwah yang harus terus dilestarikan, karena punya sejarah panjang di Negeri Sekata - Sepekat dan Negeri Sada Kata, tempat lahirnya dua Ulama Besar Aceh.
Sakdam Husen
