Bangka, zonamerdeka.com - Pasca timah menipis, tanaman kelapa sawit akan menjadi andalan kedepannya di Kabupaten Bangka. Hal itu ditegaskan Ir. Agung Setiawan MM, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari partai NasDem, diruang kerjanya, Senin (19/10/2026).
Menurutnya bahwa timah di daratan daerah ini, hasilnya sudah mulai menipis. Dengan kondisi tersebut, banyak sekali lahan lokasi-lokasi bekas penambangan timah jadi terhampar kosong. Tentunya lahan-lahan kosong tersebut bisa dimanfaatkan untuk perkebunan kelapa sawit dan menjadi multi player efek kedepannya,
"Kalau pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit ada intinya, tentu ada plasma 20 persen. Lahan 2 hektar bisa berpenghasilan sampai sebesar Rp. 1,5 juta hingga Rp. 2 juta. Dengan begitu masyarakat dapat penghasilan untuk kehidupan, " jelas Agung Setiawan.
Politisi Partai NasDem Bangka Belitung ini menambahkan, dari hamparan lahan kosong bekas penambangan dimanfaatkan dan ada hasilnya. Kemudian ada Dana Bagi Hasil (DBD) serta dari pusat pun anggaran banyak dan bisa diserap kedaerah. Disisi lain ada program, semua keluarga petani sawit, bisa menerima bantuan serta dapat bea siswa bagi anak petani sawit meneruskan pendidikan lebih tinggi,
"Di 8 kecamatan yang ada diwilayah Kabupaten Bangka, rata-rata bisa ditanami kelapa sawit. Kedepannya harga kelapa sawit lebih tinggi. Untuk itu kepala dinas terkait harus aktif komunikasi dengan pemerintah pusat, " terang Agung Setiawan.
Menanggapi pertanyaan selain kelapa sawit, andalan sektor lain kedepan? Agung Setiawan mengatakan dari sektor perikanan kelautan bisa dikembangkan lebih baik lagi, dengan memanfaatkan penghasilan ikan. Bisa dibuat ikan asin dan kemesan ikan lainnya, sehingga memiliki daya jual tinggi. Disamping itu pemerintah daerah harus jeli melihat potensi-potensi yang ada di setiap kecamatan, "Saya berharap pemerintah harus total sistem dan semua dinas kompak, bekerja keras, mengangkat potensi-potensi andalan di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka, " ujar Agung Setiawan. (heru)