Sawahlunto, zonamerdeka.com – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kali ini, perusahaan pembangkit listrik tersebut menjalin sinergi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Sawahlunto melalui program pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) menjadi produk bernilai ekonomi.
Program tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan CSR secara simbolis kepada Lapas Narkotika Kelas III Sawahlunto pada Kamis (23/7/2026). Bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebagai sarana pelatihan bagi warga binaan untuk mengolah FABA menjadi paving block dan batako.
Manager PLN Indonesia Power UBP Ombilin, Andi Setiawan, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Selain menyerahkan bantuan, ia juga meninjau Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di lingkungan lapas guna melihat proses pembinaan keterampilan yang diberikan kepada warga binaan.
Menurut Andi Setiawan, program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui konsep ekonomi sirkular.
“Pemanfaatan FABA menjadi paving block dan batako merupakan implementasi ekonomi sirkular yang tidak hanya mendukung pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap warga binaan memperoleh keterampilan produktif yang dapat menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, PLN Indonesia Power akan terus menghadirkan program-program CSR yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, lingkungan, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasional perusahaan.
Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas III Sawahlunto, Ressy Setiawan, mengapresiasi dukungan yang diberikan PLN Indonesia Power UBP Ombilin. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mempererat sinergi antarinstansi di Kota Sawahlunto.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian PLN Indonesia Power UBP Ombilin. Program ini tidak hanya mempererat kerja sama antarinstansi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” kata Ressy.
Melalui program ini, FABA yang merupakan hasil samping proses pembangkitan listrik dimanfaatkan menjadi produk konstruksi seperti paving block dan batako. Selain mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan, program tersebut juga diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi sekaligus mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan.
Sinergi antara PLN Indonesia Power UBP Ombilin dan Lapas Narkotika Kelas III Sawahlunto diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat bagi lingkungan, meningkatkan keterampilan warga binaan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Sawahlunto.