Bangka, zonamerdeka.com - Akibat mobil Damkar rusak, jajaran Satpol PP Kabupaten Bangka, pusing. Untuk itu diharapkan bantuan dari pihak PT. Timah maupun provinsi Bangka Belitung membantu mengatasi kebakaran hutan. Hal itu diungkapkan PJ Kepala Satpol PP Bangka, Achmad Suherman diruang kerjanya, Rabu (29/07/2026).
Dijelaskan bahwa dua mobil Damkar yang kita miliki, kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk terus-menerus beroperasi. Sementara banyak sekali laporan dari warga masyarakat yang kebunnya kebakaran, "Setiap hari ada laporan tentang kebakaran, kadang sampai 5 kali, bahkan 8 kali sehari. Sedang kondisi mobil Damkar rusak dan kadang ngadat mesinnya tidak hidup. Pusing juga kita, " jelas Achmad Suherman.
Ia mengakui bahwa ada 4 mobil Damkar, namun 2 rusak dan 2 lagi kondisi mobilnya juga tidak memungkinkan, kalau digunakan terus menerus. Karena kondisi mobil Damkar sudah tua. Bahkan mobil Damkar yang dinilai masih layak hanya 1 mobil, itupun sering ngadat. Kemudian 1 mobil lagi masuk bengkel. Untuk itu kita berharap agar pihak PT. Timah serta pemerintah provinsi Babel, membantu untuk mengatasi pengadaan mobil Damkar, "Anggaran untuk memperbaiki mobil Damkar ada, tapi minim sekali dan tidak cukup untuk memperbaiki kerusakan 4 mobil Damkar. Apalagi kondisi keuangan pemerintah Kabupaten Bangka sedang tidak baik-baik saja, " terang Achmad Suherman.
Untuk itu, Kepala Satpol PP Bangka juga minta kepada warga masyarakat, agar membantu mengatasi kebakaran hutan. Dihimbau agar warga mengurangi aktivitas membakar kebun. Sebab kadang warga membakar kebun dan, ketika apinya besar, warga kebingungan memadamkan api, " Mari kita sama-sama saling menjaga lingkungan, pada musim kemarau panjang ini, "harap Achmad Suherman. (heru)