![]() |
| MY Esti Wijayati kritik skema PPPK paruh waktu dinilai belum jelas soal gaji guru. |
zonamerdeka.com - Sorotan terhadap skema PPPK paruh waktu kembali menguat di DPR RI.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, mempertanyakan kejelasan gaji dalam skema tersebut.
Ia menilai kebijakan itu belum memberi kepastian kesejahteraan bagi guru.
Isu ini muncul di tengah belum tuntasnya persoalan status dan penghasilan tenaga pendidik.
Menurut Esti, program pemerintah tidak cukup hanya dinilai dari konsep awalnya.
Ia menyebut masih banyak aspek yang perlu dipertimbangkan secara matang.
Salah satu yang disoroti adalah kesejahteraan guru.
Esti menegaskan kesejahteraan harus menjadi prioritas dalam kebijakan pendidikan.
Ia juga menyinggung kondisi guru yang merasa terpinggirkan.
Proses pengangkatan aparatur sipil negara dinilai belum sepenuhnya berpihak pada guru.
Esti membandingkan dengan pegawai program MBG yang dinilai lebih cepat memperoleh status ASN.
Situasi tersebut disebut melukai rasa keadilan para tenaga pendidik.
DPR, kata dia, telah menyuarakan keberatan atas kondisi tersebut.
Namun hingga kini regulasi dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada guru.
Gaji PPPK Paruh Waktu Dipertanyakan
Sorotan paling tajam diarahkan pada skema PPPK paruh waktu.
Esti menyebut skema tersebut masih abu-abu.
Ia mempertanyakan besaran gaji yang akan diterima guru dalam skema itu.
Menurutnya, ketidakjelasan tersebut berpotensi menimbulkan masalah baru.
Esti mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan aspek kesejahteraan.
Ia mendorong pembenahan regulasi agar negara lebih hadir melindungi guru.
Komisi X DPR RI menilai kepastian status dan penghasilan harus menjadi prioritas.
Kebijakan pendidikan, menurut Esti, tidak boleh menimbulkan ketidakpastian baru. ***
