Bangka, zonamerdeka.com - Kondisi cuaca ekstrim khususnya di Kabupaten Bangka, dan gelombang laut kurang bersahabat. Maka diingatkan agar para nelayan untuk tidak melaut dulu. Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat Bangka, Ir.Agung Setiawan ketika ditemui, Senin (08/12/2025) di rumah kediamannya Simpang Rebo, Sungailiat Bangka.
Menurutnya bahwa kondisi saat ini, hujan turun setiap hari dan kondisi laut gelombang besar dibarengi petir tinggi. Bahkan sudah terjadi adanya korban nelayan dilaut yang kesambar petir. Untuk itu kepada para nelayan, diingatkan seyogyanya jangan melaut dulu, "Saya berharap pemerintah daerah harus membantu kepada para nelayan. Membantu dari perekonomian mereka dan kalau tidak melaut tidak mencari ikan, tentu tidak memiliki penghasilan, " jelas Agung Setiawan yang juga anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dia menambahkan bahwa bagi nelayan yang mungkin masih menyimpan ikan dari hasil tangkapan sebelumnya, dapat diolah dikemas untuk dipasarkan. Mungkin dapat diasinkan atau diolah jadi sambal serta makanan lain yang bisa dipasarkan. Dengan begitu akan menambah penghasilan untuk menopang kehidupan selama musim ekstrim terjadi,
"Pemerintah daerah harus siap siaga menyiapkan bantuan dan yang lain, dalam menghadapi cuaca ekstrim ini. Pemerintah harus siap dan jika kemungkinan terjadi hal yang tidak diinginkan, pemerintah daerah sudah siap, " tutur Agung Setiawan.
Menanggapi terkait di desa-desa juga rawan banjir? Agung Setiawan mengatakan bahwa pemerintah tahu titik titik rawan banjir. Untuk itu antisipasi terjadi banjir, pemerintah dan anggota DPRD harus turun ke lapangan. Karena anggota DPRD itu juga termasuk dalam pemerintahan, "Tugas pemerintah dan anggota DPRD itu sama-sama melayani membantu masyarakat dalam menghadapi kesusahan. Saya optimis pemerintah Kabupaten Bangka sudah menyiapkan sesuatu untuk mengatasi bencana banjir, " tutup Agung Setiawan. (heru)
