Bangka, zonamerdeka.com - Jelang pemilihan kepala daerah ulang kabupaten Bangka, Dinas Sosial antisipasi orang-orang terlantar dan bulan ini udah memulangkan 10 orang terlantar. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Sosial Bangka, Akhmad Suherman, Selasa (15/07/2025) di ruang kerjanya.
Menurutnya bahwa 10 orang terlantar itu warga pendatang dari Sulawesi dan tidak memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk) alasan datang ke Bangka mencari pekerjaan. Namun sudah beberapa bulan kerjaan tidak didapat. Lalu kita tolong, 9 orang diantara ke Toboali, karena ada keluarganya di Sadai Toboali. Kemudian 1 orang kita pulangkan ke Palembang, Sumatera Selatan, "Semua biaya pemulangan orang terlantar kita tanggung dengan menumpang truk milik dinas sosial bekerja sama dengan kaling, RT setempat, " jelas Akhmad Suherman.
Dia mennghimbau agar para kaling, RT kalau ada warga pendatang seyogianya segera didata. Jadi jangan sampai muncul persoalan, baru didata dan dikhawatirkan dimanfaatkan oleh orang -orang yang tidak bertanggung jawab, apalagi menjelang pemilihan kepala daerah, "Kita semua harus saling kerja sama menolong orang-orang yang terlantar. Termasuk pak kalling, pak RT, " ujar Akhmad Suherman.
Menanggapi penampungan di dinsos kabupaten Bangka, seperti panti asuhan? Akhmad Suherman mengatakan kita tidak punya dan yang ada hanya di dinsos provinsi Bangka Belitung. Yang memperihatinkan, pelayanan di Dinsos provinsi Bangka Belitung, susah, rumit banyak aturan sehingga belum tentu menerima orang terlantar yang kita antar, "Akhirnya kita antar ke panti asuhan di Lampung dan di Lampung langsung diterima dengan baik. Untuk itu kita berharap kepada Gubernur Provinsi Bangka Belitung, agar memperhatikan dengan orang-orang yang terlantar di daerah kita, " harapnya. (eru)