BERANI II

Pemerintah Canada Support Program BERANI II di Desa Kesilir Jember Jawa Timur

Oleh adminWednesday, May 29, 2024

 



Jember, zonamerdeka.com -- Pemerintah Canada mensupport penuh program Better Reproductive Health and Rights for All in Indonesia Phase II (BERANI II)  di Kantor Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut berlangsung pada Hari Selasa, (28/2024).


Naning Puji Julianingsih selaku Child Protection Spesialis UNICEF Indonesia Perwakilan Jawa Timur mengatakan bahwa kegiatan BERANI II ini disupport penuh oleh Pemerintah Canada. 


"Pemerintahan kanada yang merupakan Funding Utama kegiatan BERANI II, ada tiga badan PBB sebagai mitra pelaksananya, yaitu UNICEF, UN Women, United Nations Population Fund (UNFPA)," kata Naning Puji Julianingsih.


Naning pun menerangkan lebih jauh, bahwa kegiatan ini adalah merupakan rangkaian pelaksanaan program Berani II yang sudah dimulai di Provinsi Jawa Timur, khususnya di Jember Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan.


Menurut Naning, Kegiatan BERANI II ini untuk melihat seberapa jauh manfaat pendampingan untuk perlindungan anak dan perempuan. Program BERANI II ini didanai oleh Pemerintahan Canada yang merupakan Funding Utama, tiga bada PBB sebagai mitra pelaksanaynya, UNICEF, UN Women, United Nations Population Fund (UNFPA).


Ketiga badan PBB yaitu: UNICEF, UN Women, UNFPA ini bersepakat, memperkuat bangaimana masalah perempuan dan anak, khususnya yang berhubungan dengan praktik-praktik berbahaya, khususnya kekerasan gender, dan perkawinan anak untuk bisa dicegah. 


Naning pun menjelaskan untuk harapan ke depan terkait permasalahan Perlindungan Anak dan Perempuan ini bisa ditangani lebih komprehensif. Termasuk bagaimana upaya-upaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan bagaimana perempuan dan anak lebih berdaya. 



Respon Pemerintah Desa Kesilir yang Positif

Program di Desa Kesilir itu sudah dimulai UNICEF yaitu kegiatan Safe and Friendly Environment for Children (SAFE4C). Kegiatan tersebut merupakan upaya membangun ruang yang aman bagi anak-anak. kegiatan itu sudah dimulai di tahun 2022 akhir dan berakhir pada tahun 2023. 


Naning mengatakan bahwa, "Kami melihat, sebetulnya masalah anak dimanapun ada, tapi kami melihat komitmen pemerintah desa, respon dari tokoh tokoh masyarakat , tokoh adama, dan kader-kader itu luar biasa, dan juga keaktifan dari Forum Anak." 


Lajut Naning, "Kami ini ingin ini menjadi salah satu model yang terbaik lalu kita angkat bersama-sama di tingkat nasional, supaya desa-desa lain juga mengikuti."


Naning juga mengatakan bahwa kekerasan itu bisa muncul dimana saja. perkawinan anak juga bisa muncul dimana saja. Menurutnya, yang penting adalah bagaimana mereka bisa mengantisipasi dan melakukan penanganan secara komprehensif dan berbasis pada hak anak dan perempuan. 


Diakhir penjelasanya, Hasil Program yang dilaksanakan di Desa kesilir ini sudah positif, dimana Desa sudah mempunyai Peraturan Desa terkait perlindungan anak. Tak hanya itu, anggaran alokasi dana meningkat untuk perempuan dan anak. 


"Forum anak di Desa Kesilir ini semakin aktif dan bertambah jumlahnya. Kemudian kader-kader sudah sudah punya kepercayaan diri untuk mengedukasi warga masyarakat supaya jangan dinikahkan dulu anaknya, kalu bisa pengasuhannya lebih positif, jangan pakai kekerasan, termasuk mempromosikan penggunaan internet dengan baik. Program BERANI II ini baru mulai dan akan berkahir di tahun 2025. tujuannya yang utama adalah zero perkawinan anak," pungkas Naning Puji Julianingsih. (ton)






Baca Juga: BERANI II