Jember, zonamerdeka.com - Dosen Fakultas Pertanian Universitas Jember Dr. Ir. Mukhammad Fauzi, M.Si. berhasil meraih gelar doktor. Para penguji yang terdiri dari satu Guru Besar dari Universitas Negeri Semarang, Prof. Haslina dan dua Dosen dari Universitas Jember diantaranya Prof. Tri Agus Siswoyo dan Dr. Ir. Herlina, M.P.,IPM. menilai desertasinya berjudul “Produksi dan Karakterisasi Kopi Luwak Robusta In Vitro Terproses Dalam Fermentor Bergulir” layak diganjar gelar doktor. Menurut Dr. Ir. Mukhammad Fauzi, M.Si., penelitian tentang kopi luwak dilakukannya sejak 2006 dengan mengeksploitasi kopi luwak tersebut yang disinyalir terkenal dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi namun produksinya terbatas.
“Kami awali penelitian ini dengan cara mengisolasi mikrobanya yang diambil dari biji kopi luwaknya, kita kembangkan seperti ragi tape sehingga penerapannya diharapkan tinggal tabur pada biji kopi yang sudah disiapkan,” jelasnya.
Lalu dirinya menjelaskan yang menjadi pembeda pada kopi luwak asli yaitu hewan musang berdasarkan daerah dan tergantung dari kondisi alam daerah tersebut, pada penelitiannya dirinya memilih di daerah Sidomulyo sejak 2006 dan sekarang harus pindah ke Kabupaten Malang disebabkan tidak tersedianya bahan baku.
"Sengaja saya memilih kopi robusta, karena robusta itu rasanya terlalu berat dan kafeinnya tinggi, dengan kopi luwak yang telah difermentasi kadar kafeinnya turun hingga 50 persen dari kopi beras yang belum di fermentasi," jelasnya.
Lalu dirinya menambahkan, dengan adanya penelitian ini, dirinya meyakini kopi beras kering dari petani dapat di fermentasi kembali sehingga mendapatkan cita rasa kopi luwak pada umumnya.
Selain itu, Prof. Sutriono, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jember selain mengapresiasi atas gelar Doktoralnya dan bisa kembali aktif mengajar di Fakultas Pertanian Universitas Jember.
"Namun difungsikan dengan benar, peneliti kopi banyak, sekolah kopi juga ada, akan tetapi konsistensi akan kopi harus selalu dijaga," katanya.
Prof. Ir. Achmad Subagio, M.Agr.,Ph.D. salah satu Promotor Sidang terbuka disertasi oleh Ir. Mukhammad Fauzi, M.Si. dengan judul disertasi “Produksi dan Karakterisasi Kopi Luwak Robusta in Vitro Terproses dalam Fermentor Bergulir” yang diselenggarakan di Aula Fakultas Pertanian Universitas Jember (23/07/2023). mengemukakan bahwa peneliti saat ini menjadi rezim jurnal, maka factor yang paling utama adalah waktu penelitian. Sehingga banyak peneliti lebih memilih tanaman berumur pendek dari pada tanaman keras atau ketanaman berumur panjang.
“Problem ini, saya telah menyampaikan kepada menteri agar segera dibikin aturan khusus tentang itu, nah kita lihat Universitas memang begitu, peneliti kopi hanya satu saja di THP, saya berharap dengan hadirnya penelitian ini bisa mempelopori kembali, karena komunite kita berada di perkebunan,”katanya.
Lalu dirinya menambahkan, dengan hadirnya para peneliti perkebunan maka masyarakat jika akan belajar tentang komodite perkebukan ke Universitas Jember, lah tersebut yang menurutnya harus didorong hingga ada keunggulan di Universitas Jember. (ton)

