Bangka, zonamerdeka.com - Sosialisasi sensus pertanian 2023 (ST2023) yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka, dibuka Kepala BPS Provinsi Bangka Belitung, Totok Haryanto Silitonga, Rabu (30/11/2022) di Hotel Tanjung Pesona, Sungailiat. Giat dihadiri nara sumber Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Kabupaten Bangka, Syarli Nopriansyah, SSTP, MH dan Kepala Dinas Komunikasi Informasi Informatika dan Statistik Bangka, Boy Yandra, SKM, MPH.
Dalam sambutannya Kepala BPS Provinsi Bangka Belitung, Totok Haryanto Silitonga menyebutkan sensus pertanian yang dilakukan 10 tahun sekali ini memotret kondisi pertanian saat ini yang sudah banyak perubahan. Petani yang didata tidak hanya yang punya lahan luas dan sawah saja, tetapi seluruh masyarakat yang punya lahan, tetapi mengusahakan pertanian demi memperoleh penghasilan juga akan didata. Untuk itu diminta semua komponen agar mendukung BPS dalam melaksanakan sensus pertanian 2023,"Dengan adanya dukungan dari dinas instansi dan seluruh komponen bangsa, sangat diharapkan bisa menjadi data yang baik serta berguna bagi kita semua, "sebutnya.
Dikatakan lebih lanjut oleh Totok Haryanto Silitonga, betapa pentingnya sensus pertanian, karena kita negara agraris dan kita memiliki potensi pertanian dan lahan. Diharapkan semua konsen dan proyek besar ini bukan milik BPS, tapi milik semua, baik itu pelaku usaha serta masyarakat, "Oleh karena itu sinergritas yang baik dalam kolaborasi, komunikasi serta informasi menjadi bagian terpenting untuk suksesnya sensus pertanian 2023. Untuk itu semua diminta untuk memberi kontribusi, masukan serta informasi yang baik, agar hasilnya berkwalitas, " ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Kabupaten Bangka, Syarli Nopriansyah, dalam paparannya menyebutkan jumlah usaha perusahaan pertanian berbadan hukum di kabupaten Bangka, terdapat 3 perusahaan. Yaitu perusahaan pengolahan ubi kayu untuk sub sektor tanaman pangan. Kemudian 10 perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk sektor perkebunan dan 3 perusahaan pembibitan serta penetasan ayam potong untuk sektor peternakan.
"Jumlah petani untuk sektor tanaman pangan, perkebunan dan pertanian kabupaten Bangka, 18.760 orang. Kemudian jumlah penyuluh pertanian lapangan 100 orang ditambah 70 Gapoktan, dan 1091 kelompok tani serta 67 KWT, " sebut Syarli Nopriansyah. (eru)