zonamerdeka.com - Gunungsitoli, Salah satu pembuktian terhadap kerinduan yang sangat tinggi dari warga desa dengan rela bergotong royong memikul bahan material berupa tiang listrik dari pihak PLN secara bergotong royong, (27/7/2022).
Pasalnya, Warga Desa Tuhegeo II, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara sejak Indonesia merdeka yang sudah berusia 76 tahun ini belum merdeka akan listrik seperti desa yang lain di Indonesia.
Salah seorang warga Desa Tuhegeo II, Yamoni Laoli mengatakan bahwa dengan adanya proyek ini dapat menjadi sebuah kado terindah bagi semua warga di Desa Tuhegeo II dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (KEMRI) ke-77 Tahun yang akan datang.
"Sebelumnya, sudah puluhan tahun lamanya menunggu kapan kegelapan berakhir saat malam hari dan ini saya anggap kado terindah dari pihak PLN, "Ungkapnya.
Dikatakannya, dibalik kegembiraan juga, warga bekerja keras membantu pihak PLN dengan mengangkut bahan material berupa tiang listrik yang berukuran 9-12 meter dan dipikul secara bergotong royong.
Diketahui, setiap satu tiang listrik bisa dipikul sekitar 20-25 orang dengan mengikat beberapa kayu yang berukuran panjang. Kayu tersebut menjadi alat bantu mempermudah memikul secara bersama-sama sampai dilokasi.
"Jarak yang ditempuh untuk memikul tiang listrik itu dari lokasi yang tidak bisa dilalui kendaraan ke lokasinya sekitar satu kilometer. Jika dipikir dengan akal sehat, kegiatan ini sepertinya mustahil dengan mengandalkan tenaga manusia, "Ujarnya.
Lebih lanjut, Yamoni Laoli menuturkan bahwa dengan adanya semangat gotong royong maka proses pengangkutan bahan material itu bisa dilakukan dengan melewati beberapa rintangan.
"Jalannya mendaki dan penuh dengan lumpur sehingga proses untuk mengangkat tiang listrik ini terbilang sulit dan atas kebersamaan akhirnya tiang listrik ini mudah dipikul, "Pungkasnya Yamoni.
Des Zeb