Fakfak, Papua Barat, zonamerdeka.com - Bertempat di Puskesmas Pembantu Kampung Mbima Jaya Distrik Tomage Jalan H.Nurdin Paus Paus Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat hadir dalam tatap muka sekaligus launching Pembangunan Puskesmas Terpadu tersebut diantaranya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak Bapak Saleh Hindom, SKM, MPH, Kepala Bidang Aset dan barang daerah, Kejaksaan Negeri Fakfak, Kepala Kampung Mbima Jaya Bapak Triono Handaki, Kepala Distrik Tomage yang diwakili oleh Sekretaris Jhon Lolopayung SE Kepala Puskesmas Bomberay La Asis,A,Md.Kp, Para Kontraktor dan Konsultan Renwas.
Dalam pertemuan tersebut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Fakfak, mengharapkan kepada para kontraktor agar bertanggung jawab atas pekerjaan sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani bersama, membuat laporan secara tertulis tentang kemajuan pekerjaan baik mingguan maupun bulanan serta memperbaiki baik aspek waktu pelaksanaan pekerjaan maupun kualitas pekerjaan.
Demikian juga hal yang sama disampaikan oleh pihak kejaksaan negeri fakfak, bahwa kami hadir disini krn atas undangan Plt. Kadinkes Fakfak dan PPK Dinas Kesehatan Fakfak.
Harapan kami, bahwa waktu yang disediakan sangat terbatas yaitu 5 bulan maka dimohon kepada pihak ke tiga dalam hal ini para kontraktor dan konsultan Pengawas untuk memperhatikan baik dari sisi waktu pelaksanaan pengerjaan pembangunan maupun dari sisi kualitas bangunan.
Hal senada juga disampaikan oleh Bahman Mokoginta, S.Sos, M.Si selaku Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemda Fakfak bahwa terkait dengan 3 (tiga) unit bangunan lama yang akan bongkar karena sudah dilakukan uji penilaian beberapa bulan lalu oleh Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak bersama dengan PPK Dinas Kesehatan Fakfak.
Lebih lanjut dikatakan oleh Kabid Aset bahwa terkait dengan pembangunan baru Puskesmas Distrik Tomage dan beberapa sarana dan prasarana penunjang lainnya perlu memperhatikan starting waktu pengerjaan.
Semoga dengan kehadiran Puskesmas Distrik Tomage ini bisa memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat diwilayah pemerintah Distrik Tomage, serta memperpendek jangkauan rujukan pasien yang selama ini terjadi.
Pembangunan baru 1 unit Puskesmas induk, 3 kopel paramedis dan 1 unit rumah medis dan infrastruktur laiinya semua dibangun didalam satu lokasi dengan luas 6.600 M2, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Reguler tahun anggaran 2022 sebesar Rp. 15. 396.142.718,00. Selain pembangunan fisik juga dilengkapi dengan alat kesehatan , Tutur Hans, selaku PPK.
Harapan kami semua bahwa dengan kehadiran pembangunan Puskesmas Tomage ini bisa memberikan dampak yang positif dalam hal :
1.Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di wilayah Distrik Tomage dan sekitarnya.
2.Mempermudah akses pelayanan kesehatan baik dari sisi terjangkau dan dijangkau oleh masyarakat.
3. Dan diharapkan bisa menjadi Puskesmas Rawat Inap/rujukan.
(Amatus Rahakbauw)













