Bangka, zonamerdeka.com - Rapat kerja komisi III DPRD Kabupaten Bangka dengan mitra kerjanya Bapeda dan Dinas PUPR Pemkab Bangka diruang Banmus, Senin (20/6/2022).
Ketua Komisi III H. Hendra Yunus rapat kerja dan silahturahmi memperkenalkan anggota Komisi III yang baru dengan mitra kerja Pemkab Bangka ,tekait beberapa hal baik tehnis di PUPR Kabupaten Bangka apakah ada kendala kedepannya sesuai dengan fungsi pengawasan.
Hendra juga mengungkapkan tentang kondisi peralatan di workshop PUPR yang sudah lama , kalau anggaran memungkinkan untuk pengadaan alat sehingga diharapkan kita dapat PAD dari workshop tersebut.
Dengan Bapeda Pemkab Bangka kita bahas tentang sumber Pendapatan Asli Daerah bagi Kabupaten Bangka dan mencari jalan keluarnya," jelas H.Hendra.
Sementara itu Marianto Wakil Ketua Komisi III DPRD Bangka, mengatakan sebenarnya dari Ketua Komisi III sudah lengkap apa yang telah dijelaskan cuma saya menambahkan saja sedikit terkait dari rapat dengan Bapeda dan PUPR Penkab Bangka.
Namun ada hal menarik yang dapat kami tangkap Hasil rapat dengan dinas PUPR Pemkab Bangka dalam hal ini masyarakat harus mengetahuinya bahwa pola pembangunan kedepan 2023 pola tersentral supaya pekerjaan tersebut totalitas dan tuntas serta tidak terbagi-bagi lagi.
Kalau kita menilik pada tahun 2022 bisa beberapa titik ditentukan kedepan hanya dua yakni aspek destinasi wisata dan Will State Sekarang belum ditentukan oleh kabupaten Bangka karena masih menunggu diskusi panjang antara PUPR dengan pihak-pihak terkait.
Kalau pada tahun 2023 nanti, kalau pilihannya destinasi wisata kemungkinan fokusnya daerah wisata yang terkonekting ini harus difahami oleh masyarakat karena pembangunannya sudah terukur dan struktur dari pusat.
Lanjut Marianto menerangkan dalam rapat tersebut Kepala dinas PUPR menyampaikan ada salah satu sumber pendapatan bagi Kabupaten Bangka yaitu IPLT( Instalasi Pengelolaan Limbah Tinja).Ini satu langkah maju yang dilakukan dinas PUPR dimana IPLT nantinya akan menjadi UPT IPLT untuk pengelolaan limbah tinja di bawah harga swasta dan sumber pendapatan bagi daerah.
Ini sebuah ide menarik, cuma satu hal yang kami usul bagaimana dengan limbah terkumpul dan terfokus dan tindak lanjutnya seperti apa apakah nanti sebagai sumber energi berbentuk listrik misalnya atau sumber- sumber lain ini kajian kami dengan OPD terkait nanti." Kata Maryanto
Insyaallah sudah pasti bahwa pembangunan tempat limbah terpukus di TPA Kenanga, koordinasi antar PUPR dengan dinas Lingkungan Hidup (LH) membuat komitmen bersama.
Kami dari DPRD Kabupaten Bangka hanya meminta lahannya sudah Clean and Clear atau tanpa masalah," terang Wakil Ketua Komisi III Marianto.
(WAWAN)