Garut

Sosok Janda Tatin Butuh Uluran Tangan, Karena Aldo Anaknya Alami Penyakit TBC Kelenjar Getah Bening

Oleh adminSunday, May 29, 2022

 



Garut, Zonamerdeka.com -  Tatin salah seorang janda yang ditinggalkan suaminya tanpa sebab, sekarang ini dia hampir setiap hari hanya bisa menangis dan menangis. Pasalnya anaknya Aldo Zulfan Alamsyah (20 Tahun). Warga Kampung Dayeuhandap RT 01 RW 03, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Jawa-Barat. Kini hanya bisa terbaring lemas dan pasrah atas penyakit yang dideritanya.


Pada saat ditemui Zonamerdeka.com Aldo dan Ibunya, Tatin (44 Tahun) yang ditinggalkan begitu saja tanpa sebab oleh suaminya sudah puluhan tahun,Kemudian Tatin menceritakan awal mula penyakit yang diderita putranya itu. Menurutnya, anaknya mengindap penyakit TBC Kelenjar Getah Bening yang hinggap ditubuhnya itu kurang lebih hampir 6 bulanan. Ucapnya.


“ waktu itu awal tahun 2022. Aldo mengaku ada benjolan kecil di bagian perut samping kanan. Kemudian benjolan seperti atau menyerupai bisul tersebut pecah kemudian berlubang,” kata Aldo saat diwawancarai Zonamerdeka.com Minggu, ( 29/5). 


Sedangkan Tatin ibunya mengatakan, berbagai upaya medis telah ia lakukan, pada sekitar bulan Maret 2022 telah dilakukan pemeriksaan.  Aldo pernah dibawa ke RSUD dr.Slamet Garut dan menjalani operasi dengan menggunakan BPJS kesehatan.


“ namun entah kenapa, saat ini perut Aldo malah kian berlubang bahkan semakin besar, mulai dari bagian samping kanan hampir tembus hingga perut bagian samping kiri. Tak hanya itu tulang punggung Aldo pun mengalami patah akibat digerogoti penyakit yang dideritanya itu, terlebih tubuh Aldo yang semakin hari terus mengekecil dan mengering,” ungkap Tatin. 


Ditambahkan Tatin, dalam kepasrahannya itu, dirinya terus berupaya, berusaha dan berdoa agar dalam masa-masa sulit seperti saat ini dirinya dapat memperoleh uluran tangan dari dermawan ataupun hamba Allah SWT, untuk sekedar menyambung keberlangsungan selama hidupnya dan berjuang untuk terus mencari cara agar bisa mengobati putra kandungnya itu di samping hidup yang penuh dengan segala keterbatasan.


“Jujur saja pak saat ini, saya benar-benar pasrah dengan penyakit yang derita anak saya, namun saya juga senantiasa  terus berupaya bahkan sangat berharap sekali ada hamba Allah SWT, yang masih peduli untuk membantu dalam kondisi serta demi kesembuhan anak saya. Mungkin sekedar untuk makan,  karena dengan keterbatasan hidup sehari-hari bagi saya dan  keluarga sangatlah berat,” tutur Tatin sambil berlinang air matanya.


( Diky )

Baca Juga: Garut