Ambon

Maluku Jadi Penyumbang Sumber Daya Ikan Indonesia 37 persen dari 3 WPP, M. S. Latuconsina: Kita juga ekspor ke Jepang dan Cina

Oleh adminMonday, April 25, 2022

 


Ambon, zonamerdeka.com -- Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku M. S Latuconsina menjelasakan bahwa dari 11 wilayah pengelolaan perikanan (WPP) di Republik Indonesa, 3 diantaranya berada di wilayah administrasi Provinsi Maluku.


3 wilayah administrasi tersebut Yakini WPP 714 yang berada di laut banda, WPP 715 di laut seram, dan WPP 718 di laut arafura sesuai keputusan menteri nomor 50 tahun 2017 tentang estimasi potensi, jumlah tangkapan yang diperbolehkan, dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia.


Latuconsina juga  menjelaskan bahwa Potensi perikanan yang paling unggul di Maluku itu sendiri adalah ikan tuna dan udang  sementara untuk budidaya potensi unggul yakni rumput laut.


Diketahui total potensi ikan  nasional u sebesar  12.541,473 ton pertahun  dimana  Maluku memiliki sumbangsing  SDI   sebesar 4.6  ton atau sekitar  37%  dari 3 WPP tersebut  dengan jumlah tangkapan yang diperbolehkan sebesar  3,7 ton per tahun . 


Sedangkan untuk perikanan budidaya dari total potensi yang tersedia kurang lebih 4.095.000 hektar dari totalnya itu baru bisa dimanfaatkan sebesar 4,12 %  dari total Potensi Budaya air yang ada. 


Latuconsina juga menyampaikan harapannya bahwa dari Potensi Budaya yang ada maka perlu juga harus dikembangkan sehingga jangan berada pada posisi 4,2 %  saja namun  bisa mencapai di atas 50% . 


menurutnya potensi budidaya perikanan itu yang pertama adalah ikan tuna yang merupakan kategori ikan pelagis besar kemudian udang .  Sedangkan untuk budidaya unggulannya adalah rumput laut , tuna, Cakalang, momar dan komu . untuk ikan tuna lebih banyak diekspor ke jepang sedangkan udang lebih banyak ke cina  Tutupnya.


Anry Manaary


Baca Juga: Ambon