Bangka, zonamerdeka.com - Latihan Terintegrasi TNI di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Komando Resor Militer 045/Gaya, sebagai satuan teritorial di bawah Kodam II/Sriwijaya, melaksanakan kegiatan imbangan berupa ‘Serbuan Teritorial’, Rabu (19/11/2025).
Komandan Korem 045/Gaya, Kolonel Infanteri Nur Wahyudi, S.E., M.H., M.I.Pol, dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan Seruan Teritorial ini mempertegas kehadiran TNI di tengah masyarakat. Giat lainnya latihan tempur penerjunan KDOL dan penembakan SUL WING dari Pesawat F-16 TNI AU. Kemudian terjun taktis oleh Batalyon 501/Bajra Yudha Kostrad, serta latihan penindakan aksi penyelundupan oleh dua unsur KRI TNI AL, dan Latihan Perebutan Cepat oleh Koopssus TNI, pihaknya juga menggelar i kegiatan sosial,
"Kegiatan ini bertujuan mulia, untuk tidak hanya mengasah kemampuan Teritorial prajurit dalam aspek teritorial, tetapi juga untuk mempererat simpul persaudaraan antara TNI dengan masyarakat setempat, " terang Kolonel Infanteri Nur Wahyudi.
Komandan Korem 045/Gaya, menambahkan bahwa latihan
terintegrasi TNI tahun 2025 sendiri, merupakan agenda besar yang melibatkan total 41.397 prajurit dari berbagai matra. Yaitu Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU), serta Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI, "Dipilihnya wilayah Bangka Belitung sebagai lokasi latihan, untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan tempur, serta menguji kesiapsiagaan sistem senjata terpadu (Alutsista) TNI, sekaligus mengukur kemampuan operasional seluruh jajaran TNI, " jelas Kolonel Infanteri Nur Wahyudi.
Dikatakan juga rangkaian kegiatan latihan TNI Terintegrasi ini, mendapat perhatian serius dari jajaran pimpinan tinggi negara. Turut hadir menyaksikan dan mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil L, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, hingga Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, "Mereka meninjau langsung dari Titik Tinjau Desa Mabat, Bangka, hingga Titik Tinjau Desa Nadi, Bangka Tengah,"ujar Komandan Korem 045/Gaya, Kolonel Infanteri Nur Wahyudi
Kemudian kegiatan sosial yang dilaksanakan Korem 045/Gaya meliputi karya bhakti, bhakti Sosial berupa pembagian 1.150 paket sembako, dan bhakti kesehatan, "Untuk bhakti kesehatan berfokus pada pengobatan massal dan donor darah digelar di beberapa titik, termasuk di Rumah Sakit Batin Tikal DKT Pangkal Pinang, " jelas Kolonel Infanteri Nur Wahyudi.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa Korem 045/Gaya juga melaksanakan kerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan penyuluhan dan sosialisasi. Fokus utama penyuluhan adalah terkait bahaya penambangan ilegal dan mencari alternatif mata pencaharian bagi warga. Seperti bertani atau berkebun, sejalan dengan edukasi mengenai dampak kerusakan lingkungan alam yang disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup,
“Serbuan Teritorial merupakan bagian integral dari komitmen TNI untuk hadir dan berkontribusi langsung kepada masyarakat. Hal ini, menunjukkan keseriusan Korem 045/Gaya dalam memberikan dampak nyata dan positif bagi Bangka Belitung”ucap Kolonel Infanteri Nur Wahyudi
Sedang perwakilan warga masyarakat mengapresiasi tinggi kegiatan ini, "Kami sangat mendukung dan menghargai upaya TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kami,"katanya.
Sementara giat latihan tempur terintegrasi serta kegiatan serbuan teritorial ini, diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dan kesiapan tempur TNI. Sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Indonesia, khususnya di Bangka Belitung. (heru)