Garut

Kadiskanak: Saya Sarankan Warga Garut, Supaya Manfaatkan Hewan Sapi Lokal Untuk Kurban Nanti

Oleh adminMonday, June 20, 2022

 


Garut, zonamerdeka.com - Warga Masyarakat Kabupaten Garut, Jawa-Barat disarankan memanfaatkan Hewan sapi lokal untuk kebutuhan ibadah kurban saat Hari Raya Idul Adha yang akan datang. 


Hal tersebut, dikatakan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Garut,Ir.H, Sofyan Yani, M.S.i. Menurutnya hewan sapi lokal stoknya melimpah dan sehat selama masih darurat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).




"Alangkah baiknya seluruh masyarakat Garut, bisa memanfaatkan sapi lokal untuk kurban. Mungkin hal itu karena sapi luar masih dibatasi lalu lintasnya, karena PMK," ujar Sofyan pada saat diwawancarai zonamerdeka.com diruang kerjanya. Senin,(20/6).


Dalam hal ini, dia menuturkan pemerintah masih memberlakukan batasan lalu lintas hewan ternak khususnya sapi dari luar daerah masuk ke Kabupaten Garut untuk mencegah penularan adanya wabah tersebut.


Sedangkan dengan adanya batasan terkait pendistribusian sapi dari luar daerah itu, kata Sofyan, masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan sapi untuk kurban, karena populasi sapi lokal cukup banyak dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.



"Sapi lokal banyak di Garut, meskipun memang harganya lebih unggul daripada harga sapi dari luar," terangnya.


Ia menyebutkan populasi sapi potong di Garut tercatat sebanyak 28 ribu ekor tersebar di sejumlah kecamatan seperti Pameungpeuk daerah selatan, dan juga daerah utara Garut.


Jumlah sapi potong itu, kata dia, cukup melimpah jika dibandingkan dengan kebutuhan kurban tahun 2021 tercatat sebanyak 2.500 lebih ekor sapi.


"Jadi kebutuhan masyarakat Garut itu sekitar 10 persenan kebutuhannya dari populasi sapi lokal kita yang mencapai 28 ribuan," katanya.


Ditambahkan Sofyan selain sapi, ada juga domba dan kambing yang populasinya lebih banyak hampir 1 juta, sedangkan kebutuhan masyarakat saat Idul Adha tahun sebelumnya sekitar 6 ribuan.


Ia berharap adanya wabah PMK yang membatasi datangnya sapi dari luar daerah itu bisa memberikan keuntungan bagi peternak lokal Garut pada momentum Idul Adha nanti karena akan banyak masyarakat membeli sapi lokal.


"Ini bisa jadi suatu keberuntungan dan kesempatan peternak lokal untuk menjual ternaknya saat Idul Adha nanti," imbuhnya.



Ia menambahkan seluruh ternak lokal untuk kurban tetap mendapatkan pengawasan dan pemeriksaan kondisi kesehatannya sebelum dijual ke pasaran.


Sesuai aturan pemerintah maupun agama, kata dia, hewan kurban harus dalam kondisi sehat, terutama tidak terjangkit wabah PMK.


"Tentunya semua hewan kurban akan diperiksa kesehatannya, dan diberi kalung sebagai tanda hewan tersebut dinyatakan sehat," tandasnya. 


(Diky)

Baca Juga: Garut